<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826</id><updated>2012-02-16T19:50:10.814-08:00</updated><category term='curhat'/><title type='text'>Cerita-Cerita</title><subtitle type='html'>Sekedar berbagi, semoga ada manfaat yang bisa dipetik.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-415183521231988718</id><published>2011-04-03T18:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-03T18:20:16.357-07:00</updated><title type='text'>Home Education : Semua akan indah pada saatnya (diposkan di FB 4 Juni 2009)</title><content type='html'>Ada dua orang dewasa bertemu. Setelah bertukar kabar, topik apa yang  menjadi bahan perbincangan selanjutnya? "Sudah berkeluarga?" Jika  jawabannya ya, akan berlanjut ke "berapa anaknya?" Kalau baru satu,  "kapan nambah?" Terus, perbincangan pasti akan berkutat di seputaran  anak. Mulai dari perkembangannya, sampai prestasinya. Dijamin, nada-nada  bangga pasti tersirat. Seusai perbincangan, kadang berbagai pikiran  terlintas di benak orangtua. Bangga, senang, atau bahagia ketika sang  anak ternyata berkembang optimal 'dibanding' temannya. Tak jarang, yang  terjadi adalah sebaliknya. Risau, gundah, bahkan khawatir ketika  mengetahui bahwa sang anak belum se'hebat' temannya. Yang terjadi  selanjutnya? Anda saja yang menebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, ketika menjadi pembicara seminar, ada pertanyaan yang menarik.  Seorang ibu bertanya, "Apakah boleh saya memberikan berbagai pengetahuan  dan pelajaran pada anak saya karena saya ingin memanfaatkan masa &lt;i&gt;golden age&lt;/i&gt; yang katanya sebelum usia 3 tahun? Daripada nanti dia susah belajar setelah berusia setelah 3 tahun," Boleh 'gak ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi orangtua memang gampang-gampang susah. Tapi yang pasti adalah  menyenangkan jadi orangtua. Kita mengajarkan ini-itu pada anak, dibilang  eksploitasi. Kita gak ajarin apa-apa, wah, dibilang bukan orangtua yang  baik. Jadi gimana dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini Aku selalu berkata berulang-ulang pada diri sendiri, bahwa apa yang kuberikan pada anak haruslah untuk &lt;b&gt;kepentingan&lt;/b&gt;  dia, bukan untuk kepentinganku. Rasanya susah untuk memilah perasaan.  Beberapa hari lalu, saya membaca sebuah iklan. Ada kegiatan lomba &lt;i&gt;spelling bee&lt;/i&gt;.  Wah, jarang nih ada lomba seperti ini, pikirku. Lalu,terlintas di  benakku, ini lomba bergengsi dan Thifa pasti bisa menang kalau ikut  lomba ini, dia 'kan sudah sering bermain 'spelling bee'dan hasilnya  selalu benar. Terbayang betapa bangganya aku bila anakku yang berusia  5.5 tahun bisa menang lomba ini. Saat yang sama, aku merasa tertampar.  Plaak... Lah, berarti niatku adalah untuk mencari kebanggaan diri dong?  Aku tau pasti Thifa senang ikut lomba itu, tapi aku sudah terkontaminasi  oleh satu virus yang bernama 'ambisi'. Akhirnya aku batal memberitahu  Thifa tentang lomba itu. Karena, aku tahu pasti bila ia diberitahu, dia  pasti mau mengikutinya. Lebih sulit bagiku untuk menjaga hati untuk  tidak embebaninya, daripada mengubur keinginanku melihat anakku menang  suatu lomba. Toh, tanpa ikut lomba itu, Thifa tetap senang menulis dan  mampu menulis dengan ejaan yang benar. Tanpa ikut lomba itu, aku tahu  pasti bahwa anakku punya kemampuan yang baik dalam bercerita dan  menulis. Saya bersyukur, Thifa punya keteguhan hati. Meskipun, kadang  lebih menjurus ke keras kepala, &lt;i&gt; hmm, bakat dari mana itu ya?&lt;/i&gt;  Baru-baru ini Thifa menolak untuk mengikuti sebuah lomba menulis cerita,  hanya karena ia lihat kriteria yang ada adalah SD, SMP, SMA. "Tidak ada  untuk TK-B, Bun," alasannya. Aku berusaha menjelaskan bahwa itu adalah  kriteria kemampuan saja dan kemampuan Thifa setara dengan anak SD. Tapi,  Thifa tak bergeming. Segala cerita aku usahakan agar ia mau menulis  cerita sesuai dengan tema, tapi tak berhasil.  Akhirnya aku menyerah,  tak lagi memaksa. Kalau dipikir-pikir, aku lebih terbawa emosi bahwa  Thifa mampu bersaing dengan anak SD dan aku akan bangga karenanya.  Alhamdulillah, ternyata Allah masih sayang padaku dengan mengingatkan  aku bahwa kontaminasi virus itu bisa membahayakan.Alhamdulillah juga  anakku punya pendirian yang kuat. Padahal, hampir setiap hari ia  menghasilkan minimal 2 cerita. Cerita dari hati, yang dibuatnya dengan  senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orangtua yang beranggapan bahwa ikut-ikut lomba itu sangat penting.  Supaya anak jadi percaya diri dan bisa berkompetisi. Sebagai sarana bagi  anak untuk menguji kemampuannya dan menunjukkan bahwa anaknya cerdas  dan pintar. Tak sedikit orangtua yang mengajarkan ini dan itu agar sang  anak 'lebih' dibandingkan teman-temannya. Kami tidak beranggapan seperti  itu. Bagi kami, tidak ada korelasi langsung antara percaya diri,  kompetisi, dan lomba-lomba. Kompetisi seharusnya dengan diri sendiri,  bukan orang lain. Dari tidak bisa menjadi bisa. Dari bisa menjadi  terampil. Percaya diri atau tampil di hadapan orang banyak, bukan hanya  karena terbiasa ikut lomba, tapi karena anak tahu ia memiliki kemampuan.  Kemampuan tidak usah dipamerkan, tetapi digunakan dengan baik dan  bermanfaat. Selama ini, saya melihat kalau anak ikut lomba itu yang  repot orangtuanya. Mulai dari mem'briefing'anak, memberikan instruksi,  sampai heboh sendiri. Jadi yang berlomba itu anaknya? atau orangtuanya?  Orangtua juga yang teriak paling kencang ketika anaknya juara. Padahal  di saat yang sama, anaknya bengong atau cuek biasa aja. Orangtua juga  yang paling gusar ketika ada penilaian yang dianggap tidak tepat. Sampai  usianya yang 5,5 tahun ini, terhitung Thifa baru mengikuti tiga kali  perlombaan. Pertama, lomba mewarnai (ini ayahnya yang mendaftarkan),  hasilnya dia juara 1. Tapi, Thifa sama sekali tidak bangga dengan  prestasinya. Kenapa? Dia menjawab, "Bun, pesertanya cuma tiga orang.  Satu orang masih kecil, satu lagi mewarnai disuruh-suruh ibunya," Ketika  itu dia berusia 3 atau 4 tahun, aku lupa. Hasil mewarnainya sebenarnya  cukup rapih. Nah, kalau ada Tom si kucing beda warna kuping dan keju  warna-warni, ya itu hasilnya. Lomba kedua, lomba melukis pot beberapa  waktu lalu. Masih ingat kan? Itu lho, yang ternyata Thifa mengarang di  potnya, hehehe. Lomba ketiga, sebulan lalu mungkin, lomba menggunting,  menempel, dan mewarnai ibu dan anak. Jadi kerjasama gitu maksudnya. Ini  gak menang sama sekali, lah wong ibunya Thifa beranggapan harusnya anak  yang memimpin kerjasamanya, ternyata panitia beranggapan lain. Hehehe.  Ya sudahlah, toh buat Thifa yang penting adalah bisa main dengan  sahabat-sahabatnya yang ikut lomba itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman kami bersama Thifa, dia tidak pernah ragu untuk tampil bila  ia tahu bahwa ia mampu melakukannya. Usia 3 tahun dia naik panggung  seorang diri di acara ulang tahun kantor ayahnya, karena ditanya siapa  yang ulang tahunnya sama dengan ulang tahun kantor. Thifa maju dan naik  panggung seorang diri, mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang  diajukan pembawa acara. Lalu, ia mau tampil menyanyi di ulang tahun  temannya, karena ingin hadiah yang ditawarkan pembawa acara, hihihihi.  Thifa juga tampil sebagai anak yang mudah beradaptasi. Bukan karena  sering ikut lomba pastinya, tapi karena sering dibawa-bawa emak sama  neneknya, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orangtua yang berpendapat bahwa anaknya bukanlah yang terbaik.  Tapi, itu bukanlah suatu pembenaran untuk memamerkan kemampuan anak  kita atau membanding-bandingkan anak kita dengan anak yang lain. Apalagi  pembenaran untuk memberikan semuanya, segalanya, agar anak menjadi yang  terbaik demi sebersit rasa bangga bagi orangtuanya. Atau, menjadikannya  seperti yang diinginkan orangtuanya. Tidak usah terburu-buru. Jalani  saja hidup ini. Tanamkan sikap sebagai dasar bagi anak agar ia tidak  cepat merasa puas, agar ia merasa butuh dan ingin belajar, agar ia  menjadi manusia pembelajar. Tidak mudah pasti. Lebih mudah mengajari  anak baca dan tulis serta berhitung dengan cara yang rutin dan  berulang-ulang, daripada membuat ia menjadi cinta buku dan haus akan  pengetahuan. Biarkan dia menciptakan piala-piala dari dalam dirinya  sendiri, tanpa perlu diberikan oleh penyelenggara lomba. Segala sesuatu  itu berawal dari niatnya. Dan, semuanya akan indah pada waktunya.  Sepakat?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-415183521231988718?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/415183521231988718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=415183521231988718' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/415183521231988718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/415183521231988718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2011/04/home-education-semua-akan-indah-pada.html' title='Home Education : Semua akan indah pada saatnya (diposkan di FB 4 Juni 2009)'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-455541757301779287</id><published>2011-04-03T18:17:00.000-07:00</published><updated>2011-04-03T18:19:04.431-07:00</updated><title type='text'>Home Education : Nature VS Nurture (diposkan di FB 24 Mei 2009)</title><content type='html'>Dua pekan lalu, saya sempat berbincang dengan bu Mayke. Setelah  berbincang mengenai keseharian, bu Mayke bertanya tentang perkembangan  cucunya. Ya, betul, Thifa maksudnya. Mengalirlah cerita yang paling  terbaru yaitu mengenai Catatan SBY. Kemudian, bu Mayke mengajukan  pertanyaan, &lt;b&gt;"Na, coba deh kamu teliti, kondisi Thifa lebih dipengaruhi Nature atau Nurture?"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, terus terang, saya tidak pernah berpikir sejauh itu. Iya yah, mana  yang lebih berpengaruh pada kemampuan berbahasa (membaca dan menulis)  Thifa, Nature-bakat alamiah- atau Nurture alias lingkungan yang  membentuk perilaku dan kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi alami atau keturunan, seingatku, kami sekeluarga memang tumbuh  dan besar dalam budaya berbahasa. Saya dan 2 adik saya bisa membaca  sebelum usia 4 tahun. Tanpa kursus atau flashcard. Ya iyaa lah, tahun  70-an akhir mana ada kursus membaca dan menulis. Semua keterampilan kami  dapat dari Ibu kami, membaca dan menulis. Tak pernah terlintas ingatan  tentang paksaan dalam membaca dan menulis. Yang kental dalam ingatanku  adalah pulang sekolah dijemput Papa untuk menunggunya mengajar di ITB.  Hehehe, kecil-kecil sudah gaul sama mahasiswa. Sejak kecil kami sudah  lekat dengan buku. Baca cerita sebelum tidur rasanya wajib, tapi baca  sendiri. Kalau mendongeng, justru saya lebih ingat dongengan almarhum  kakek. Wah, fenomenal banget. Saat mendongeng, kakek yang kami panggil  "Bapak" selalu interaktif dengan pendengarnya. Alhasil, semua  cucu-cucunya kecanduan dengan dongeng Bapak. Dari keluarga Papa, menurut  saya selain kutu buku juga, keluarga ini dipengaruhi oleh budaya bahasa  tutur. Wuih, pada jago ngomong semua deh. Maklum, Papa 7 bersaudara, 5  orang diantaranya adalah guru/dosen. Cukup kan? Nah, di keluarga kami  sendiri, maksudnya keluarga inti saya, Papa adalah orang yang membentuk  budaya bahasa kami. Beliau menimbuni kami dengan buku-buku dan majalah.  Tiada hari tanpa membaca. Beliau juga mengalihkan budaya tutur menjadi  budaya tulis. Sekitar tahun 2000 awal, Beliau menulis artikel untuk  buletin setiap pekan. Jadi sekitar 3 tahun, Beliau menulis secara rutin.  Setelahnya, hampir setiap pagi beliau menulis artikel dan menulis apa  saja yang terlintas di benaknya. Mungkin hal ini yang bisa disebut  sebagai 'nature', mengingat dua adik saya tidak terlalu rajin menulis  saat ini. Saya mulai tergugah untuk menulis sekitar 2-3 tahun lalu.  Seorang teman memfasilitasi keinginan saya dengan memberikan tutorial  tentang menulis. Buat saya, menulis itu perlu gairah yang menggerakkan.  Mungkin nanti saya akan menjadi terbiasa dan jadi profesional dalam  menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi Ayahnya Thifa, membaca juga jadi kebutuhan. Itu sebabnya saya  memilihnya, hehehe. Ketika saya menikah dengannya, ratusan buku yang  mendekati angka seribu ikut bersamanya. Hmm, akhirnya kami punya satu  kamar yang isinya buku semua. Entah nanti kalau kami pindah 'rumah',  mungkin kami akan menyulap 'rumah' itu dengan desain ramah buku seperti  di "Living with Books" buku favoritku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau sudah begini, bagaimana dengan peran &lt;i&gt;Nurture&lt;/i&gt;? Rasanya  jadi otomatis, ya. Sejak usia 5 bulan, Thifa sudah akrab dengan  buku-buku bayinya. Sebelum tidur malam, kami semua membuka buku  masing-masing. Saya dengan buku untuk persiapan kuliah, Ayahnya Thifa  dengan bacaannya, dan Thifa dengan buku bayinya. Kalau dia sudah  menikmati bukunya dan sibuk ber-ah, uh, eh, baru kami mengobrol  dengannya menggunakan buku. Itu berlangsung terus sampai Thifa besar.  Dia menikmati dulu bukunya, baru kemudian bercerita atau mendongeng.  Setelah bisa membaca, barulah kebiasaan menulis Thifa dikembangkan.  Mulai dari mencatat barang yang akan dibeli di supermarket, membuat&lt;br /&gt;gambar-gambar dengan ceritanya, sampai mengarang. Mulai dengan krayon,  pensil, sampai belajar mengetik 10 jari dilakukan oleh Thifa. Tampaknya  dia senang-senang aja ya dengan kegiatan membaca dan menulis yang  dilakukannya. Kalau sekarang, kegiatan membaca buku sudah jadi  butuhannya.Kamis kemarin, ketika ke Bogor naik KRL, Thifa ngomel karena  dia tidak membawa buku, perjalanan 45 menit dirasakannya lama dan dia  mengatakan, "Aku perlu buku, Bun," Bila sudah bosan bermain atau  mengkhayal di rumah, Thifa akan mengambil buku kemudian membacanya. Dia  bisa membaca berulang-ulang buku yang pernah dibacanya. Saat ini buku  Thifa banyak sekali dan tersebar di mana-mana. Dia bisa mengambil  sendiri bukunya dan duduk tenang berjam-jam (rekornya sampai saat ini  adalah membaca 144 halaman dalam waktu 2 jam non stop). Tampak dia  sangat menikmati &lt;i&gt;me time&lt;/i&gt;nya, entah dengan membaca atau menulis. Sama seperti kami, yang bisa terlarut dengan bacaan dan aktivitas menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, &lt;i&gt;Nature&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;Nurture&lt;/i&gt;?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-455541757301779287?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/455541757301779287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=455541757301779287' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/455541757301779287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/455541757301779287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2011/04/home-education-nature-vs-nurture.html' title='Home Education : Nature VS Nurture (diposkan di FB 24 Mei 2009)'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-7189463569184575324</id><published>2011-04-03T18:15:00.000-07:00</published><updated>2011-04-03T18:17:42.839-07:00</updated><title type='text'>Belajar dari Om Bob (diposkan di FB 22 Mei 2009)</title><content type='html'>Gak tahan untuk gak nulis, hehehe. Siang ini saya nonton &lt;b&gt;D'Show&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;Trans TV&lt;/b&gt;.  Maklum, ibu Rumah Tangga, istirahat siang sambil leyeh-leyeh. Mumpung  Thifa di rumah Mami, saya jadi bisa nonton acara yang mengangkat  topik-topik tak biasa. Kali ini, topiknya &lt;i&gt;"Sekolah dulu baru kerja atau kerja dulu baru sekolah"&lt;/i&gt;  Bukan acaranya yang membuat aku bergairah untuk menulis. Tapi, bintang  tamunya. Siapa dia? Bob Sadino, pengusaha sukses yang tampil nyentrik  dengan celana pendeknya ke mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara itu, Om Bob, demikian ia biasa disapa, membicarakan tentang  pandangannya mengenai sekolah dan belajar. Menarik. Menurut Beliau, &lt;b&gt;kalau mau kaya, jangan sekolah. Karena, sekolah tidak membuat kaya&lt;/b&gt;. Dan, &lt;b&gt;bukan berarti orang yang tidak sekolah itu tidak belajar&lt;/b&gt;.  Justru, dia belajar banyak hal dari kehidupan yang terjadi di  sekitarnya. Desi, host acara itu, kemudian bertanya pada penonton di  studio, ada yang tidak suka sekolah? Ternyata banyak, alasannya pun  beragam. Mulai dari guru yang bawel sampai pelajaran yang sulit. Ketika  ditanya apa yang disukai dari sekolah, jawabannya adalah karena ketemu  teman-teman. Hmm, menarik ya.. Serupa dengan survey via status FB saya  tempo hari. Selanjutnya Om Bob juga mengatakan bahwa belajar itu tidak  harus di sekolah, tidak dibatasi oleh empat dinding di ruangan. Jadi?  Sekolah tidak perlu? Bukan itu maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, ada dua hal yang penting dan harus digarisbawahi, terutama saya sebagai orangtua. &lt;b&gt;Pertama, paradigma atau cara kita memandang sekolah dan belajar.&lt;/b&gt;  Saya sepakat dengan Om Bob, bahwa belajar bisa di mana saja, dengan  siapa saja, dan kapan saja. Belum tentu orang yang sekolah mempelajari  lebih banyak daripada orang yang tidak sekolah. Belum tentu yang  bersekolah memiliki pengetahuan sebanyak orang yang mau belajar. Kami,  ayahnya Thifa dan saya, berpendapat bahwa belajar itu berbeda dengan  sekolah. Sekolah artinya mengikuti suatu program pembentukan pola pikir.  Sedangkan belajar adalah proses mengetahui dari tidak tahu atau sedikit  tahu. Belajar bisa menjadi terampil, bila memang dibutuhkan.  Sebenarnya, ini yang membuat kami bertekad agar Thifa tetap belajar  dengan kami sebagai fasilitatornya sampai ia berusia 12 tahun, agar ia  memiliki dasar yang kuat untuk belajar atas kemauan dan kebutuhannya  sendiri. Tapi, di ulang tahunnya yang kelima, Thifa minta agar ia dapat  bersekolah. Setelah menimbang-nimbang, kami lihat Thifa menunjukkan  dasar berpikir dan belajar yang cukup kuat dan ia paham bahwa belajar  setiap saat. Sikapnya pun positif dalam menerima perbedaan. Jadi, kami  kuatkan hati bahwa Thifa siap untuk bersekolah Juli nanti. Oh ya, mitra  kami dalam pendidikan Thifa juga sudah sepaham dalam pembelajaran dan  metode pendidikannya. Tentu, kami tidak akan berhenti belajar. Thifa  juga. Kita semua juga kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang kedua&lt;/b&gt;, dalam acara itu Om Bob mengemukakan pendapatnya menjadi orangtua. Menurut Om Bob, &lt;b&gt;sebagai orangtua kita wajib memberikan yang terbaik pada anak kita&lt;/b&gt;.  Apa pun bentuknya. Atas keinginan sang anak untuk sekolah perhotelan,  Om Bob mencarikan sekolah terbaik di Swiss. Seharusnya, sang anak lulus  dalam 3 tahun, ternyata butuh waktu 6 tahun. Tante Bob ngomel-ngomel,  karena biaya per bulannya 10 ribu dolar. Saya gak mau mikir berapa nol  nya dalam rupiah, kalau penasaran, pikir sendiri aja ya, hehehe. Pulang  dari Swiss, anaknya buka warung pecel&lt;br /&gt;lele di pinggir jalan. Desi bertanya, apa Om Bob gak kecewa? Jawabnya Om  Bob, lho, itu kan waktu dia baru selesai sekolah, siapa tau berpuluh  tahun lagi dia jadi pengusaha sukses. Kalau hal serupa terjadi pada  kita? Bagaimana ya? Bukan, bukan masalah 10 ribu dolarnya per bulan.  Saya sih gak mikirin itu, karena emang gak punya duit sebanyak itu,  hehehe,,,  Seandainya, anak kita sekolah dapat nilai jelek atau gak  lulus-lulus, bisakah kita se&lt;b&gt;'legowo' itu dan tetap berpikiran positif&lt;/b&gt;?  Lah wong sekarang aja kalau anak ada PR/tugas  atau mau ulangan aja  orangtuanya yang pontang-panting kan? Maaf, no offense lho ya,,,Belum  lagi yang sejak kecil les ini itu supaya sukses ketika besarnya? Sekali  lagi, no offense. Jadi inget lagu lama, &lt;i&gt;"que sera-sera, what ever will be, will be, your future's not us to see, que sera-sera". &lt;/i&gt;Tapi  susah ya, jadi orangtua yang 'que sera-sera'. Harre gieennieee...  Persaingan tampaknya dimulai sejak bayi. "Eh, anakmu sudah bisa apa? Lho  kok anakku belum bisa begini-begitu," Beranjak besar, persaingan makin  ketat. Ketika anak tetangga sudah mengenal huruf di usia yang&lt;br /&gt;belum genap 3 tahun misalnya, maka tidak sedikit orangtua yang kebakaran  jenggot merasa anaknya tidak belajar apa-apa. Tak heran, ini adalah  ladang bisnis yang menjanjikan. Bayi mulai bersekolah di usia 8 bulan,  Les Baca-Tulis makin menjamur dan tak henti peminat, belum lagi yang  memproklamirkan diri sebagai metode hitung paling cepat. Semua  berlomba-lomba mulai di usia dini. Padahal, itu hidup anak kita lho.  Padahal, kemampuan itu adalah kemampuan alamiah. Dengan stimulasi  minimal, asal konsisten dan tepat waktu, anak akan bisa dengan  sendirinya. Kadang, rasionalitas kalah dengan gengsi dan deg-deg an  karena khawatir anak kita tidak mampu. Bisakah kita tetap 'legowo',  ketika anak yang kita harapkan sukses dan berhasil, memilih menjadi  penjual pecel lele pinggir jalan? Selama ini saya selalu mengatakan pada  diri saya, bahwa apapun yang kelak dipilih oleh Thifa, asal itu  mengandung &lt;b&gt;3B (Bermanfaat-Baik-Bahagia)&lt;/b&gt;, ia boleh lakukan. Thifa  boleh jadi apapun asal ia bahagia dengan pilihan. Asal apa yang  dipilihnya adalah sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi orang lain. Toh  ia tidak akan berhenti belajar kan? Kesuksesan dan keberhasilan itu  tidak punya nilai mutlak. Sudahkah saya 'legowo'? Sedang proses, kan  saya masih belajar. Semoga saya siap ketika saat itu tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah indahnya jadi orangtua. Saya sekolah 21 tahun termasuk TK tidak  pernah diajari jadi orangtua. Tapi, saya diajarkan untuk berpikir. Untuk  menganalisis. Untuk mengambil kesimpulan. Untuk mengevaluasi. Untuk  mencari alternatif yang lain bila mendapat kesulitan. Bukan untuk lari  dari masalah dan menyerahkannya pada orang lain. Untuk jadi orangtua  sesungguhnya? Saya masih belajar. Sama dengan Anda. Iya kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-7189463569184575324?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/7189463569184575324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=7189463569184575324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7189463569184575324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7189463569184575324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-om-bob-diposkan-di-fb-22.html' title='Belajar dari Om Bob (diposkan di FB 22 Mei 2009)'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-6525906674633763605</id><published>2011-04-03T18:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-03T18:15:39.747-07:00</updated><title type='text'>Home Education : mengubah paradigma orangtua dan anak (diposkan di Notes FB 19 Mei 2009)</title><content type='html'>&lt;big&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Home Sweet Home&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, semua orang yang mendengar kata &lt;i&gt;'home'&lt;/i&gt; pasti di  benaknya terlintas bayangan menenangkan. Bayangan seorang Ibu mungkin,  atau...suasana nyaman yang didapat dari sebangun rumah yang hangat? Apa  pun itu, kata &lt;i&gt;'home'&lt;/i&gt; yang sulit dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia, membuat setiap orang merasa tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sebuah rumah, di situlah manusia mulai belajar. Sejak kecil sebenarnya kita tak henti belajar. &lt;i&gt;Tidak percaya?&lt;/i&gt;  Coba lihat seorang bayi yang masih merah. Dia belajar percaya  pengasuhnya. Kemudian dia belajar untuk menegakkan kepala, berguling,  mengenali orang lain, duduk, merangkak, bicara, berdiri, berjalan, untuk  kemudian dia bisa berlari dan melompat, bahkan memanjat. &lt;i&gt;Di mana ia belajar semua itu?&lt;/i&gt; di rumah.&lt;i&gt;Dengan siapa?&lt;/i&gt; Dengan Ayah &amp;amp; Bundanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua keterampilan hidup mendasar didapat, lalu kenapa setelah ia besar, &lt;i&gt;Ayah  &amp;amp; Bunda menyerahkan ananda pada orang lain? Ayah &amp;amp; Bunda merasa  tidak mampu mengajari ananda? Bukankah Ayah &amp;amp; Bunda bisa membaca,  menulis, dan berhitung? Ayah &amp;amp; Bunda juga pernah jadi anak-anak kan?  Jadi, kenapa ragu?&lt;/i&gt; Kalau Ayah &amp;amp; Bunda tidak menguasai suatu materi, alangkah indahnya untuk belajar bersama-sama ananda .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan,,, bukan, saya bukan menyarankan Ayah &amp;amp; Bunda untuk tidak  menyekolahkan ananda. Yang ingin saya sampaikan adalah jangan pasrah  sama pembelajaran dari sekolah. Jangan merasa tidak bisa memberikan  pelajaran pada ananda. Pelajaran itu bukan hanya matematika atau IPA  atau bahasa Inggris saja. Pelajaran tentang hidup, keterampilan untuk  bertahan hidup, pengetahuan umum itu bisa Ayah &amp;amp; Bunda sampaikan  pada ananda. Guru di sekolah adalah mitra orangtua. Jadi  bersama-sama-Guru, ananda, Ayah &amp;amp; Bunda-belajar bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepakat kan kalau saya bilang tidak ada sekolah jadi orangtua? Pasti.  Kalau ada, pastilah semua orangtua berbondong-bondong sekolah lagi  sambil menggantungkan harapan menjadi orangtua yang paling hebat yang  menghasilkan anak yang paling cerdas. &lt;i&gt;Betul begitu kan?&lt;/i&gt; Karena  pada hakikatnya, sekolah dianggap tempat penghasil manusia-manusia  hebat. Sekolah menjadi orangtua itu adalah seluas bumi dan alam semesta.  Lamanya sepanjang hayat di kandung badan. Toh kata pepatah, "Kasih ibu  sepanjang jalan, kasih anak sepenggal galah," Ayah &amp;amp; Bunda boleh  menggantungkan cita-cita setinggi bintang yang Ayah &amp;amp; Bunda temui.  Tapi ingat, itu adalah cita-cita Ayah &amp;amp; Bunda, bukan ananda. Jadi  jangan paksa dia untuk mewujudkan cita-cita itu untuk Ayah &amp;amp; Bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah &amp;amp; Bunda, rumah adalah tempat terbaik untuk ananda mengenal  sesuatu. Karena rumah adalah tempat yang nyaman. Ayah &amp;amp; Bunda tidak  usah pakai kurikulum internasional atau program nomor wahid untuk  mengajarkan banyak hal pada ananda. Ia akan belajar dengan sendirinya.  Percaya deh. Ayah &amp;amp; Bunda amati saja kesukaannya, perhatikan  perkembangannya. Ayah &amp;amp; Bunda yang paling kenal karakter ananda.  Dari sana, Ayah &amp;amp; Bunda bisa memulai banyak hal yang menyenangkan  dengan ananda. Kuncinya : Sabar dan kasih sayang. &lt;i&gt;Gak sabar?&lt;/i&gt; Ah,  masa,,, Bunda sabar kok menanti 9 bulan demi melihat wajah sang buah  hati. Ayah &amp;amp; Bunda juga sabar menuntun langkah-langkah ananda untuk  pertama kali kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Apa yang membuat Ayah &amp;amp; Bunda bahagia?&lt;/i&gt; Saya tau jawabannya,  ketika melihat senyuman di wajah Ananda. Dan, akan lebih bahagia rasanya  ketika menyaksikan ananda menguasai suatu pengetahuan atau keterampilan  dimana Ayah &amp;amp; Bunda punya andil di dalamnya. &lt;i&gt;Setuju?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bersambung*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-6525906674633763605?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/6525906674633763605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=6525906674633763605' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6525906674633763605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6525906674633763605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2011/04/home-education-mengubah-paradigma.html' title='Home Education : mengubah paradigma orangtua dan anak (diposkan di Notes FB 19 Mei 2009)'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-706193024117673730</id><published>2011-04-03T18:12:00.000-07:00</published><updated>2011-04-03T18:13:09.347-07:00</updated><title type='text'>Catatan Mei (diposkan di notes FB 28 April 2009)</title><content type='html'>Rasanya, mendekati awal Mei aku selalu gundah. Di catatan-catatan yang  tersebar di Friendster dan blog, ada jejaknya. Tahun-tahun lalu Ujian  Nasional lah penyebabnya. Tahun 2009, hmmm.. inilah yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumahku, setiap sore beberapa anak berkumpul untuk belajar.  Macam-macam belajarnya, dengan tujuan persiapan masuk SD dan pemantapan  pelajaran SD tingkat dasar. Yang dipelajari adalah bahasa Indonesia,  Matematika, dan bahasa Inggris. Anak yang sudah lancar baca dan tulis  belajar untuk mencintai bahasa melalui pemahaman. Nonton film, buat  resume, mengarang, membuat sinopsis buku, mengenal puisi, macam-macam.  Matematika tak hanya berhitung, tapi membentuk logika berpikir. Ups, aku  gak lagi promo yaa,, :) Untuk anak-anak yang belum bisa  baca-tulis-hitung, yaa, belajar lah untuk bisa baca-tulis-hitung. Untuk  yang satu ini, aku mensyaratkan usia 5 tahun dan duduk di TK-B untuk  mengikutinya. Mulai dari kenal abjad, mengenal suku kata, merangkai  kata, termasuk menulisnya. Semuanya menyenangkan tentunya. Tanpa paksaan  dan mengikuti kemampuan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang Ibu datang membawa anak lelakinya. Dari sikapnya,  aku menduga dia baru berusia 4 tahun. Ternyata betul, ia masih duduk di  TK A dan berusia 4 tahun. Ibunya ingin ia ikut kegiatan belajar membaca  dan menulis. Dia kutolak. Si Ibu tetap memaksa. Katanya, "Saya dengar  dari teman saya, katanya anak usia 3 tahun sudah bisa membaca dan  menulis karena belajar di sini," Hah? Hahahaha, saya jelaskan, bahwa  baru mulai tahun ajaran ini kami membuka kelas seperti ini. Dan, yang  dimaksud kawannya adalah Thifa, anakku sendiri. Aku ralat bahwa Thifa  bisa membaca di usia 3 tahun 2 bulan, dan menulis lancar baru diusia 3,5  tahun hampir 4 tahun. Dia memaksa dan aku  menolak. Tidak. Aku bisa  mengajari anakku sendiri di usia itu karena dia hidup denganku, hidup  dengan buku, dan memang sudah siap untuk membaca. Dia tetap memaksa. Aku  tetap menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan kemudian, Sang Ibu datang kembali. Dikatakannya bahwa anaknya  sudah berulang tahun ke-5 dan meminta untuk membaca. Anaknya hanya diam  dan tidak menjawab ketika diajak berbicang. Anaknya belum kenal huruf  apa pun, kecuali bernyanyi, "A..B..C..D..E..F..G"Hari pertama,  anaknyanya tak bersuara dan lebih tertarik membolak-balik buku. Pekan  berikutnya, ia hanya datang di setengah jam terakhir karena hujan deras.  Pekan ketiga, anak itu tidur di atas meja sepanjang pertemuan. Pekan  keempat, sang anak tidak mau masuk kelas. Aku hanya tersenyum.  Kawan-kawanku yang ikut mengajar hanya saling pandang. Itu sudah kami  prediksikan sebelum menerima anak ini. Ibunya yang punya ambisi. Anaknya  yang menjadi korban. Ibunya berjanji ini itu pada sang anak demi ia  masuk ke dalam kelas. Tidak sampai 5 menit, bukan lagi janji yang keluar  dari mulut sang Ibu, tapi ancaman satu demi satu. Oh ya, anak ini  bersekolah di TK lain, bukan di Bestari. Akhirnya si anak masuk setelah  ditawarkan mainan untuk dimainkan di dalam kelas. Tak lama, sang Ibu  menyusul masuk membawa buku tulis bersampul dan bergambar jeruk. Ini PR  nya dari sekolah, membuat angka 9 yang kami kira itu huruf g. Karena  anak-anak bimbinganku sedang membuat resume film yang baru ditontonnya,  aku mengambil alih pembelajaran si anak. Ternyata, ia hanya kenal huruf  yang diajarkan di pertemuan sebelumnya, yaitu A dan B. Huruf C dan D  belum dikenalnya karena ia tidur di kelas. Aku bermain-main dengannya,  membuat huruf B dan A dari binatang-binatang dan membaca suku kata.  Menarik garis bebas, mengikuti titik-titik, dan ini tampak membuatnya  senang. Menurutnya, guru di sekolah tidak pernah mengajarkan caranya  menarik garis dengan mengikuti titik-titik. Buku PR ternyata berisi  menuliskan angka-angka sebanyak 24 buah per halamannya. Tapi, si anak  tak tahu angka yang dituliskannya. Di dalam buku tulis, angka-angkanya  rapih, berada dalam satu baris. Sedangkan anak ini masih belum bisa  mengendalikan gerakannya. Tekanannya amat kuat dan tarikan garisnya  kaku. Hmm, tak heran kalau mengerjakan PR menulis menjadi masalah  untuknya. Kami terus bermain-main, berlatih kekuatan lengan, menarik  garis lebih luwes, dan menuliskan angka 9 tanpa batasan garis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah jam selesai, Ibunya datang menjemput. Pertanyaannya di depan  pintu terhadap si anak, "Belajar huruf apa hari ini?" Anaknya diam saja.  Lalu si Ibu membuka buku PR dan melihat si angka 9 yang ditolak sang  anak untuk mengerjakannya, "Lho kok begini ngerjain PR-nya?" Aku sudah  siap untuk menjawab jika sang Ibu bertanya padaku, tapi ia tidak. Jadi  kubiarkan saja. Hatiku sedih. Hanya sebegitukah dia menghargai anaknya  dan menghargai kami? Hanya setara dengan selembar kertas berisi 24 buah  angka 9? Ia tidak sadar bahwa angka 9 yang menjadi PR itu akan  menghancurkan anaknya. Tapi aku hanya diam. Aku marah pada sang Ibu. Aku  kasihan pada sang anak. Kalau aku bicara, saat itu emosi yang  menguasaiku. Kubiarkan saja mereka pulang. Pekan depan akan kujelaskan  perkembangan dan kemampuan anaknya. Tapi, mereka datang kembali tadi  malam. Dalam mimpiku. Ah, tidurku tak pulas karenanya. Hhhh..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-706193024117673730?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/706193024117673730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=706193024117673730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/706193024117673730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/706193024117673730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2011/04/catatan-mei-diposkan-di-notes-fb-28.html' title='Catatan Mei (diposkan di notes FB 28 April 2009)'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-8063971192758892233</id><published>2011-03-31T02:23:00.001-07:00</published><updated>2011-03-31T02:30:13.156-07:00</updated><title type='text'>Saya Kembali...</title><content type='html'>Maap. Maap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phiew, dah berdebu banget ya si blog.&lt;br /&gt;Segudang alasan tersedia, tapi sudahlah.&lt;br /&gt;Semoga dengan internet yang baru, gak byar-pet, dan, ini yang paling penting, komitmen,&lt;br /&gt;blog ini gak akan terlantar lagi. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, saya akan posting tulisan-tulisan dari akun facebook saya ya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-8063971192758892233?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/8063971192758892233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=8063971192758892233' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8063971192758892233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8063971192758892233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2011/03/saya-kembali.html' title='Saya Kembali...'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-549229218928811138</id><published>2009-03-11T00:27:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T00:37:04.838-07:00</updated><title type='text'>Puding Week NCC : Puding Papaya Sitrus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SbdoVN1L4XI/AAAAAAAAAgE/avDlwEziOUI/s1600-h/puding+papaya+sitrus.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SbdoVN1L4XI/AAAAAAAAAgE/avDlwEziOUI/s400/puding+papaya+sitrus.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311828999206068594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gak mau ketinggalan &lt;a href="http://pudingweekncc.blogspot.com"&gt;event&lt;/a&gt; ini dooong,, :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah bertapa nunggu wangsit dan bongkar pasang ide sama &lt;a href="http://larizz.blogspot.com"&gt;mbak Ina&lt;/a&gt;, akhirnya, tengah malam tadi dapat ide untuk bikin &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Puding Papaya Sitrus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Sebenarnya, puding ini dah sering dibikin mama. Saking banyaknya puding yang pernah dibikin, hehehe, baru tadi malam dapat ide dan siang ini langsung eksekusi. Takut keburu kabur idenya, hehehe,, :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahannya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Pepaya California @ berat 1 kg (potong bagian atas dan bawahnya, potong melintang, bersihkan biji pepaya, letakkan berdiri di piring).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 bungkus (7 gr) agar-agar bubuk putih&lt;br /&gt;75 gr gula pasir&lt;br /&gt;3 sdm air jeruk nipis&lt;br /&gt;sedikit pewarna hijau&lt;br /&gt;sedikit garam&lt;br /&gt;300 cc susu cair putih&lt;br /&gt;1 sdm maizena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Caranya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;campur semua bahan (kecuali pepaya) aduk di panci dalam keadaan dingin hingga maizena larut. Didihkan sambil terus diaduk-aduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan ke dalam pepaya. Biarkan uap hilang, dan dinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyajian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;potong pepaya melintang dengan tebal 1,5-2 cm.&lt;br /&gt;Kupas kulitnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajikan dengan vla vanilla...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya? Segaaarr,, nyummii,,, bisa jadi hidangan penutup yang kumplit dan menarik.. :D&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SbdpucZiRmI/AAAAAAAAAgM/PW7hcLIL4AU/s1600-h/logo1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SbdpucZiRmI/AAAAAAAAAgM/PW7hcLIL4AU/s200/logo1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311830532124984930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-549229218928811138?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/549229218928811138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=549229218928811138' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/549229218928811138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/549229218928811138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2009/03/puding-week-ncc-puding-papaya-sitrus.html' title='Puding Week NCC : Puding Papaya Sitrus'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SbdoVN1L4XI/AAAAAAAAAgE/avDlwEziOUI/s72-c/puding+papaya+sitrus.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-4043929384401674280</id><published>2009-02-06T22:02:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T22:15:13.638-08:00</updated><title type='text'>NCC : Donat Week</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0kTg4dm_I/AAAAAAAAAfE/SNiNK9Lu7qM/s1600-h/donat-week.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0kTg4dm_I/AAAAAAAAAfE/SNiNK9Lu7qM/s200/donat-week.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299932254147812338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0kgkKs94I/AAAAAAAAAfM/iSuWN4uC74k/s1600-h/donat+a.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah sempat gagal pekan lalu, Jumat malam niat kembali dikuatkan untuk membuat DONAT :) Persiapan mulai dari beli timbangan digital (akhirnya beli juga, kalo gak ada donat week, mungkin masih ketunda belinya, hehehe) sampai  kursus kilat pakai concerto sama &lt;a href="http://larizz.blogspot.com"&gt;mbak Ina &lt;/a&gt;(bayangkan, concerto hampir setahun beli belum pernah dipakai. Agak gak sopan juga sih, mbak Ina anter Aliif sekolah malah ditodong buat ajarin pake concerto, hihihi) Dibantu doa dan semangat, bahkan sampai Ayah ikut puter rolling-nya concerto, hehehe, kayaknya sih ini lebih penasaran karena ngeliat Bunda keringetan muter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kali ini, berhasil. Meskipun belum terlalu cantik, tapi sudah wujud bentuk donatnya. Jadi deh, ikutan &lt;a href="http://donatweekncc.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Donat Week-nya NCC&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Mbak Lia, Count me in yaaa,,, :D &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Ngarep mode on &lt;/span&gt;: Semoga kalau menang, hadiahnya kursus Food Fotografi ya, masih very-bery amateur nih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, ketika mbulet-mbuletin si adonan, Thifa bertanya,&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; "Bun, Bun, apa donat itu harus selalu bolong tengahnya? Boleh gak aku minta donat kotak atau dibuat seperti huruf 'i'?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Ayoo,, mau jawab apa?? Hehehe, akhirnya cookie cutter keluar kandang dan ada adonan yang dicetak dengan bentuk beruang untuk memuaskan Thifa. Ayahnya pun kasih buku tentang asal usul donat (terbitan Intisari jaman dahulu kala), hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk hiasan donatnya, kali ini aku mau eksperimen dengan donat gurih. Abis, aku kan sudah manis, jadi boleh dong donat-nya gurih, hehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada : &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 0);"&gt;Moka-Krunch &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(BC mocca yang ditim dan diberi taburan koko-krunch), &lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cheesy Lover &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(saus keju plus keju permesan &amp;amp; cheddar), trus &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Donut Bolognaise&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (saus bolognaise lengkap dengan daging cincang).  Si beruang? Oh, namanya &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Barry Donut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, hihihihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal rasa? Hmmm... enyak deehh,, 'kan pake resepnya &lt;a href="http://ncc-indonesia.com"&gt;bu Fat&lt;/a&gt; :) Silakan, dicicipi...&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0kgkKs94I/AAAAAAAAAfM/iSuWN4uC74k/s1600-h/donat+a.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0kgkKs94I/AAAAAAAAAfM/iSuWN4uC74k/s320/donat+a.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299932478367922050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lElONoMI/AAAAAAAAAfU/T3lBtZ0uGy8/s1600-h/donat+b.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lElONoMI/AAAAAAAAAfU/T3lBtZ0uGy8/s1600-h/donat+b.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lElONoMI/AAAAAAAAAfU/T3lBtZ0uGy8/s320/donat+b.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299933097126371522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lYe4MGYI/AAAAAAAAAfc/zVClclNYwpY/s1600-h/donat+c.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0mGOy87gI/AAAAAAAAAfs/Y5Y5W7GBNrw/s1600-h/donat+e.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0mGOy87gI/AAAAAAAAAfs/Y5Y5W7GBNrw/s320/donat+e.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299934224977817090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lYe4MGYI/AAAAAAAAAfc/zVClclNYwpY/s1600-h/donat+c.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lYe4MGYI/AAAAAAAAAfc/zVClclNYwpY/s320/donat+c.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299933439020767618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lvw99JyI/AAAAAAAAAfk/_38O_tVrqCo/s1600-h/donat+d.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lvw99JyI/AAAAAAAAAfk/_38O_tVrqCo/s1600-h/donat+d.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0lvw99JyI/AAAAAAAAAfk/_38O_tVrqCo/s320/donat+d.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299933839013783330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-4043929384401674280?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/4043929384401674280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=4043929384401674280' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/4043929384401674280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/4043929384401674280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2009/02/ncc-donat-week.html' title='NCC : Donat Week'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SY0kTg4dm_I/AAAAAAAAAfE/SNiNK9Lu7qM/s72-c/donat-week.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-6567298850401556715</id><published>2009-01-26T03:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T03:42:05.527-08:00</updated><title type='text'>Breaking the Baking Blue</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah sempet belagak sibuk dan gak bikin kue, hari ini kutukan si baking blue sudah terlepas. Penangkalnya? &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Picnic Chocolate Cake&lt;/span&gt;. Bener-bener luaaar biasa, enyak banget :D&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2fUFWg1jI/AAAAAAAAAeo/CxheXNtKkuA/s1600-h/Picnic+Chocolate+Cake.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2fUFWg1jI/AAAAAAAAAeo/CxheXNtKkuA/s320/Picnic+Chocolate+Cake.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295563904240375346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Gak percaya enaknya? Coba bayangkan, anak usia 5 tahun dengan berat 17 kg, yang jam 2 siang menghabiskan 2 centong nasi dengan lauk Klan Kunir Bandeng, jam 5 sore sudah melahap 4 potong kue ini. Ck,,ck,,,ckk,, enak banget kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2fd1kCq_I/AAAAAAAAAew/PGYw82KDMLo/s1600-h/PCC+with+Cheese.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2fd1kCq_I/AAAAAAAAAew/PGYw82KDMLo/s320/PCC+with+Cheese.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295564071800843250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Nah, yang  ini, PCC nya dikasih keju blok di tengahnya. Rasanya? Tanya deh sama Thifa,,, :D&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2gdHuLUSI/AAAAAAAAAe4/irY5oMMbRi8/s1600-h/PCC+Thifa+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2gdHuLUSI/AAAAAAAAAe4/irY5oMMbRi8/s320/PCC+Thifa+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295565159006949666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-6567298850401556715?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/6567298850401556715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=6567298850401556715' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6567298850401556715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6567298850401556715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2009/01/breaking-baking-blue.html' title='Breaking the Baking Blue'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SX2fUFWg1jI/AAAAAAAAAeo/CxheXNtKkuA/s72-c/Picnic+Chocolate+Cake.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-5814039355598280484</id><published>2009-01-08T05:21:00.001-08:00</published><updated>2009-01-08T05:34:14.254-08:00</updated><title type='text'>dari dapur Bunda</title><content type='html'>Hehehe, iyah, akhir-akhir ini sering masuk dapur.&lt;br /&gt;Seneng ajah ada kesempatan praktek ini dan itu.&lt;br /&gt;Di foto?&lt;br /&gt;Pasti,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, nikmati foto dulu ya...&lt;br /&gt;Kalau tertarik, boleh pesan kok :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Nanti kalau blog dapurnya sudah rapih, baru boleh berkunjung ke sana ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX-fT8db0I/AAAAAAAAAdQ/iEx4WkkLqwc/s1600-h/cupcake+keisa+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX-fT8db0I/AAAAAAAAAdQ/iEx4WkkLqwc/s320/cupcake+keisa+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288913151299776322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX-17vtA_I/AAAAAAAAAdY/6PpRoshsBgw/s1600-h/cupcake+keisa+3.JPG"&gt;   &lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX-17vtA_I/AAAAAAAAAdY/6PpRoshsBgw/s320/cupcake+keisa+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288913539940811762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX_Y5QWuEI/AAAAAAAAAdg/IpByB-JPTaM/s1600-h/cupcake+asya+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX_Y5QWuEI/AAAAAAAAAdg/IpByB-JPTaM/s320/cupcake+asya+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288914140567877698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX_uout-oI/AAAAAAAAAdo/HEeBH9sdlV8/s1600-h/cupcake+mini.JPG"&gt;   &lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX_uout-oI/AAAAAAAAAdo/HEeBH9sdlV8/s320/cupcake+mini.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288914514088950402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWYAGXvKBwI/AAAAAAAAAdw/VRSdlvYui14/s1600-h/sapi+01.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWYAGXvKBwI/AAAAAAAAAdw/VRSdlvYui14/s320/sapi+01.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288914921844246274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-5814039355598280484?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/5814039355598280484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=5814039355598280484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/5814039355598280484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/5814039355598280484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2009/01/dari-dapur-bunda.html' title='dari dapur Bunda'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX-fT8db0I/AAAAAAAAAdQ/iEx4WkkLqwc/s72-c/cupcake+keisa+5.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-9070116661865837029</id><published>2009-01-08T05:08:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T05:20:03.092-08:00</updated><title type='text'>...kisah setahun...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX8JqxkzgI/AAAAAAAAAdA/y6IYUps5M9g/s1600-h/midnight+party+2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX8JqxkzgI/AAAAAAAAAdA/y6IYUps5M9g/s400/midnight+party+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288910580447759874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lama ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf,,, bukannya gak sayang lagi sama blog ini, tapi kisah makin cepat silih berganti, sampai tak sempat lagi jari mengetiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir tahun lalu adalah momen bersejarah. Pertama kalinya dalam hidup yang 32 tahun ini, &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;aku begadang di malam pergantian tahun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;! Hahahaha, biasanya tidur soalnya. Terinspirasi oleh &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;Pesta Tengah Malam&lt;/span&gt;-nya St. Claire. Setiap buku pasti ada cerita pesta tengah malamnya. Thifa juga tertarik dengan ide Pesta Tengah Malam. Kalau diadakan di malam-malam yang lain, hm, pasti digerebek hansip. Jadi, malam pergantian tahun ini adalah saat yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide itu baru muncul tgl. 31 Desember pagi hari. Apa yang harus disiapkan ya? Hm, bakar-bakaran,, jagung dan ayam. Trus aneka snack dan minuman hangat. Asyik, &lt;a href="http://tamanbestari.blogspot.com/"&gt;anak-&lt;/a&gt;&lt;a href="http://tamanbestari.blogspot.com/"&gt;anak&lt;/a&gt; pun diajak ikut serta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seru juga ternyata. Langit cerah, penuh bintang. Anak-anak (ups, yang ada hanya tiga anak, Thifa, Abit dan Iky) main malam-malam sambil ngemil sate ayam dan jagung. Trus, sambil kipas-kipas si arang, ngobrol seru dengan sahabat. Asyik juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembang api? pasti,,, :) Indah deh, langit malam itu, letusan sambung menyambung, gelap langit berkembang warna-warni. Tetangga-tetangga keluar rumah untuk lihat kembang api. Anak-anak sibuk dengan terompet. Terompet Thifa umurnya sudah 1 tahun lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 tahun lagi, insya Allah, bisa lihat kembang api dari balkon lantai sebelas :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX9Dqs9dwI/AAAAAAAAAdI/B6YXOiZM3yo/s1600-h/Midnight+party+3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX9Dqs9dwI/AAAAAAAAAdI/B6YXOiZM3yo/s400/Midnight+party+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288911576860817154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-9070116661865837029?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/9070116661865837029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=9070116661865837029' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/9070116661865837029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/9070116661865837029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2009/01/kisah-setahun.html' title='...kisah setahun...'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SWX8JqxkzgI/AAAAAAAAAdA/y6IYUps5M9g/s72-c/midnight+party+2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-873403521331905334</id><published>2008-09-09T20:49:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T20:59:45.757-07:00</updated><title type='text'>Masak : Bolkus Perdana</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SMdEhAPnXjI/AAAAAAAAAUw/0Yqdu8zRzrw/s1600-h/bolkus+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SMdEhAPnXjI/AAAAAAAAAUw/0Yqdu8zRzrw/s320/bolkus+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244235624888098354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dari dulu kepingin bikin bolkus. Tapi, baca-baca ternyata ada 'kutukannya' hehehe... itu lho, kalo bolkusnya gundah gulana sampai gak mau senyum apalagi tertawa. Wah, takut kena kutuk nih... soalnya pernah dikutuk bolgul yang akhirnya kutukan lepas setelah coba lagi untuk kedua kali. Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trik dicari supaya gak kena kutuk bolkus. Alhamdulillah, &lt;a href="http://alleykitchen.blogspot.com/"&gt;Bude Lisa&lt;/a&gt; punya penangkal kutukannya. Niat pun dikuatkan, dan pagi ini ramuan bolkus dipersiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas lagi ngocok, diajak ngobrol sama ibu-ibu orang tua murid yang anter anaknya. Bahkan, pasta coklatnya sempet kebanyakan, hihihihi... Ronde pertama, tutup kukusan dibuka tepat 25 menit setelah adonan masuk. Hasilnya : ALHAMDULILLAAAAHHH.... :) Bolkusnya tersenyum bahagia. Belum tertawa terbahak-bahak, tapi patut lah berbahagia dulu.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SMdFZggbZCI/AAAAAAAAAU4/dVj9eXWnFGA/s1600-h/bolkus+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SMdFZggbZCI/AAAAAAAAAU4/dVj9eXWnFGA/s320/bolkus+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244236595621225506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-873403521331905334?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/873403521331905334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=873403521331905334' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/873403521331905334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/873403521331905334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/09/masak-bolkus-perdana.html' title='Masak : Bolkus Perdana'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SMdEhAPnXjI/AAAAAAAAAUw/0Yqdu8zRzrw/s72-c/bolkus+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-2649190697056845602</id><published>2008-07-27T01:10:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T18:08:02.007-08:00</updated><title type='text'>Hari Anak Nasional</title><content type='html'>Terpikat oleh poting tentang adanya perayaan Hari Anak Nasional tanggal 27 Juli 2008 di sepanjang MH. Thamrin, tadi malam kami sepakat untuk ikutan keramaian. Berangkat setelah Thifa ngaji, sengaja naik angkutan umum. Sampai sana? hehehehehe, maap ya, kayaknya namanya bukan hari anak nasional deh, tapi HARI (Sebagian) ANAK.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwvKeqXk3I/AAAAAAAAAR0/Emf_nCkUHnk/s1600-h/CIMG0987.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 114px; height: 153px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwvKeqXk3I/AAAAAAAAAR0/Emf_nCkUHnk/s320/CIMG0987.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227605124546270066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Pertama, &lt;/span&gt;penyelenggaranya tampaknya tidak '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;child friendly'. &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Contohnya, foto di atas. Sudah tau semua kan ya, itu stand apa. Coba deh perhatikan, seberapa ti&lt;/span&gt;&lt;span&gt;nggi papan display-nya? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Eye Level&lt;/span&gt; nya orang dewasa kan? Padahal, acaranya untuk anak-anak. Jadi.... :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwxSDjjs4I/AAAAAAAAAR8/Yus4xJjYR-c/s1600-h/CIMG1003.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 146px; height: 178px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwxSDjjs4I/AAAAAAAAAR8/Yus4xJjYR-c/s320/CIMG1003.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227607453732156290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt; tidak semua anak bisa menikmati kegiatan ini. Termasuk anakku&lt;/span&gt;&lt;span&gt; (piss... :) ) Alasannya, hanya anak dengan tanda "PESERTA SIMULASI" yang bisa coba ini dan itu di stand-stand. Kata penjaga stand, Kartu tanda Peserta Simulasi itu dibagikan pada rombongan sekolah-sekolah. Memang sih, yang datang banyak dari sekolah-sekolah. Undangan gitu kali yah? Nah, kalau begitu, gak usah woro-woro.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwyrhMlhqI/AAAAAAAAASE/Yan0m6Q2B8k/s1600-h/CIMG1002.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 222px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwyrhMlhqI/AAAAAAAAASE/Yan0m6Q2B8k/s320/CIMG1002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227608990697227938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, kayaknya Indonesia masih belum bisa terlepas dari seremonial yah? Pada pakai seragam, gak cuma EO nya ajah yang pake seragam, tapi.. ini juga :) jelas bukan panitia kan? kayaknya ibu Pejabat yah?Kok pake seragam sih? untuk apa? Ini di depan panggung utama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwzbrvL9_I/AAAAAAAAASM/NDre3hu_kBE/s1600-h/CIMG0990.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 148px; height: 198px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwzbrvL9_I/AAAAAAAAASM/NDre3hu_kBE/s320/CIMG0990.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227609818160429042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, Gak cuma anakku yang tidak dapat menikmati perayaan harinya. Anak ini juga cuek aja dengan keriaan di sekitarnya. Dia Bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIw0xLZEm-I/AAAAAAAAASU/NKSeOA15whE/s1600-h/CIMG1007.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 194px; height: 259px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIw0xLZEm-I/AAAAAAAAASU/NKSeOA15whE/s320/CIMG1007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227611286946487266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;, aku sih kasian banget sama anak-anak yang jadi pengisi acara. Datang pagi-pagi, dandangan lengkaph, kegerahan, nunggu tampil. Padahal, area di depan panggung utama itu, gak karu-karuan pengaturannya. ada yang duduk, ada yang di depan panggung. Riweuh deh...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIw1Z31oSvI/AAAAAAAAASc/xm8rvhFKme4/s1600-h/CIMG1004.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 167px; height: 223px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIw1Z31oSvI/AAAAAAAAASc/xm8rvhFKme4/s320/CIMG1004.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227611986072193778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Keenam&lt;/span&gt;, harusnya kegiatan ini dapat rekor Muri juga lho. Sebagai, tempat sampah terpanjang di Jakarta, hehehe... Tempat sampah sih ada, yang oren-oren itu. Tapi, sebagian besar sudah penuh, gak ada yang ngambil. Jadi, sampah itu ada di manaaaaa-manaaaa.... :) Panitia juga menyediakan tempat sampah, kantong plastik raksasa warna hitam itu lho... tapi, sepanjang aku jalan dari ujung (dekat bundaran HI) sampai depan Sarinah, aku cuma nemu SATU kantong plastik raksasa hitam yang diletakkan di tengah jalan. Di pinggir jalan gak ada tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingatku, aku dulu pernah jadi bagian dari Hari Anak Nasional. Dulu... waktu aku usia 5 tahun, aku isi operet di Hari Anak Nasional. Dulu dilaksanakan di Balai Sidang. Terus usia 9 tahun juga, jadi paduan suara gitu. Dulu, bener-bener seremonial. Sampai tahun lalu kalau gak salah, di Teater Tanah Airku. Maksudku gini, kalau mau seremonial, sekalian seremonial. Kalo mau terbuka, ya terbuka dong... hak anak kan sama ya? tidak dibeda-beda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Semoga anak-anak benar-benar dapat menikmati hari-harinya. Hari yang penuh keceriaan, kebanggaan, kesenangan belajar. Pokoknya menikmati masa kecilnya deh.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-2649190697056845602?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/2649190697056845602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=2649190697056845602' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/2649190697056845602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/2649190697056845602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/07/hari-anak-nasional.html' title='Hari Anak Nasional'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIwvKeqXk3I/AAAAAAAAAR0/Emf_nCkUHnk/s72-c/CIMG0987.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-3812922607344317152</id><published>2008-07-17T19:24:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T18:08:03.230-08:00</updated><title type='text'>Cerita dari dapur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAAuVO-JjI/AAAAAAAAAPs/A3xWAw4FyEg/s1600-h/CIMG0883.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 210px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAAuVO-JjI/AAAAAAAAAPs/A3xWAw4FyEg/s320/CIMG0883.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224176363723695666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... kecium gak wanginya??? Hehehe, iyah nih, akhir pekan kemarin, iseng-iseng nyoba bolu gulung lagi. Kali ini &lt;a href="http://blognya-rita.blogspot.com/"&gt;bolu gulung coklat&lt;/a&gt;. Bikin setengah resep ajah. Soalnya, loyang andalan (baca : satu-satunya) cuma muat setengah resep. Hasilnya, menggembirakan. Alhamdulillah... sesuai dengan harapan. Rasanya juga maknyussss....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAB4MAkc6I/AAAAAAAAAP0/mi3oRujO-7o/s1600-h/CIMG0888.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 179px; height: 135px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAB4MAkc6I/AAAAAAAAAP0/mi3oRujO-7o/s320/CIMG0888.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224177632557691810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Terus, Kamis kemaren gak ke kantor. Laporan menumpuk minta dikerjakan, skripsi yang mau diuji juga menanti dengan manis untuk dibaca. Tapi kok, capek juga ya, ngetik dan baca terus (hihihihi). Liat dapur, eh, ada peach kalengan korban salah ambil. Blog walking dan minta saran dari &lt;a href="http://ncc-indonesia.com/"&gt;milis&lt;/a&gt;, jadi pengen bikin fruit cake (tapi cuma punya peach doang) kayak &lt;a href="http://widyahidayat.blogspot.com/"&gt;mbak Widya Hidayat&lt;/a&gt;. Pas banget, mbak Widya juga saranin bikin sponge cake filling peach. Hmm... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sounds delicious&lt;/span&gt;. Ya udah, jam 15 mulai klutak-klutik, alhamdulillah, sponge cakenya jadi. Setengah resep juga. Alasannya? ideeemmm.... :) Jam 16.30 mulai kocok-kocok whipcream buat filling dan ganache ijo, terus hias-hias. Hasilnya??? lumayan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;my version ofcourse...&lt;/span&gt;). Tapi, kalo dibandingin sama yang lain, huahahahahahha... masih jaaaaauuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhh............... masih harus sering latihan. Satu loyang, dipotong 8, masing-masing tumpuk 2. Filling peach dari whipcream terus dikasih peach yang dipotong-potong. Terus, dihias-hias. Satu potong buat tilik bayi tetangga sebelah rumah, satu potong buat oma Hetty, satu potong buat bibik, satu potong dicicip sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIADIaJ4bGI/AAAAAAAAAP8/jh1Cu0dcbSM/s1600-h/CIMG0891.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 149px; height: 111px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIADIaJ4bGI/AAAAAAAAAP8/jh1Cu0dcbSM/s320/CIMG0891.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224179010744380514" border="0" /&gt;   &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAFBAtk8PI/AAAAAAAAAQE/PL2orLW5unY/s1600-h/CIMG0892.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 144px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAFBAtk8PI/AAAAAAAAAQE/PL2orLW5unY/s320/CIMG0892.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224181082678948082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAFBAtk8PI/AAAAAAAAAQE/PL2orLW5unY/s1600-h/CIMG0892.JPG"&gt;     &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAGi_XpjCI/AAAAAAAAAQM/uAUJ_Yb7MaM/s1600-h/CIMG0896.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 140px; height: 106px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAGi_XpjCI/AAAAAAAAAQM/uAUJ_Yb7MaM/s320/CIMG0896.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224182765945719842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAICWaU3_I/AAAAAAAAAQU/4UOYGqMwlKE/s1600-h/CIMG0897.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 139px; height: 104px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAICWaU3_I/AAAAAAAAAQU/4UOYGqMwlKE/s320/CIMG0897.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224184404218535922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;Note :&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;bulan depan kudu beli timbangan digital&lt;/span&gt;. Gara-gara gak punya timbangan digital, tepung yang kudunya 112,5 gr, jadi kelebihan. Hiks, hasilnya sih jadi, gak bantet, tapi kurang spongy gitu. Okeh, next time better.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;harus sering-sering latihan&lt;/span&gt;, disempetin ikutan kursus decor ahh... Kudu kayaknya. Abis tangannya kaku gitu, hihihihihi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-3812922607344317152?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/3812922607344317152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=3812922607344317152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3812922607344317152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3812922607344317152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/07/cerita-dari-dapur.html' title='Cerita dari dapur'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SIAAuVO-JjI/AAAAAAAAAPs/A3xWAw4FyEg/s72-c/CIMG0883.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-6471426834148972831</id><published>2008-07-11T18:10:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T18:08:03.740-08:00</updated><title type='text'>MUFFIN FEVER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgFGg7R2OI/AAAAAAAAAPU/pj6TWsey6vg/s1600-h/CIMG0879.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgFGg7R2OI/AAAAAAAAAPU/pj6TWsey6vg/s320/CIMG0879.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221929377412012258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebenernya dah lama banget pengen bikin muffin, tapi gak PE-DE. Kok kayaknya ribet gitu lho, bahan A, bahan B, dipanasin.. phieww..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, mbak Leslie posting di &lt;a href="http://ncc-indonesia.com"&gt;NCC&lt;/a&gt; tentang muffin yang dibuat cepet (abis subuh jam 6-7 dah kelar), hmm.. jadi semangat. Jumat kemaren, baca-baca lagi postingan tentang muffin, blogwalking ke &lt;a href="http://pennylanekitchen.blogsome.com/2006/12/11/mountain-high-muffins/"&gt;mbak Riana&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://kuehruri.blogspot.com/2006/01/fun-with-muffin.html"&gt;mbak Ruri&lt;/a&gt;. Diapalin tahapan-tahapan plus tips and triks nya (Makasih buanyak ya, mbak Riana dan mbak Ruri, aku pake resep mbak Ruri). Akhirnya tadi malem cari tepung high protein. Gak ada produk B******I di minimarket, ya, seadanya deh, pokoknya high protein, hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tidur, siapin semua gadget dan bahan-bahan di meja makan. Soalnya, jam 7.30 aku dah harus berangkat praktek, jadi kudu bener-bener siap tempur. Ternyata, aku mimpinya tentang MUFFIN, oh noooo.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi jam 04.30 bangun. Terus sholat subuh, timbang-timbang, aduk-aduk. Voilaaa.... persis banget seperti yang dibilang mbak Riana, adonannya kayak pancake, hehehe... dimasukkin ke piping bag ditolongin suami, hehehe... dipanggang ke cetakan mini muffin dan loyang kecil2 lepasan.&lt;br /&gt;Bener kata mbak Riana, kenalilah Oven mu.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas panggangan loyangan pertama, adonan naik, tapi gak pecah. Loyang kedua, aku naikin suhunya. Hasilnya? Cuantik.... Loyang ketiga, aku pake cupcases yang buat bluder, ternyata ngisinya kebanyakan, jadi aja gunungnya meletus, ndelewer,,, hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7.15, semua selesai. dah bisa dipacking juga. Aku bawa ke tempat praktek untuk Oma Mayke S.T, dan teman-teman di klinik. Komentarnya, "Enyak..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas dimakan. Aduuuhhh... satu tak kan cukup deh... di luarnya garing, dalamnya lembut. Maknyusssss.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih ya, mbak-mbak semua, mbak Leslie yang menyemangati dengan share 'waktu', mbak Ruri yang resepnya, paaasss banget, mbak Riana yang tips &amp;amp; trik nya jelas dan ok punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgH2Z_EvwI/AAAAAAAAAPc/AAypWLRUbe4/s1600-h/CIMG0875.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 140px; height: 105px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgH2Z_EvwI/AAAAAAAAAPc/AAypWLRUbe4/s200/CIMG0875.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221932399205859074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Mini Muffin Keju....&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgI7BvNZPI/AAAAAAAAAPk/1RRjQT7NufU/s1600-h/CIMG0881.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgI7BvNZPI/AAAAAAAAAPk/1RRjQT7NufU/s200/CIMG0881.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221933578107839730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Yang cuantik...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-6471426834148972831?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/6471426834148972831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=6471426834148972831' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6471426834148972831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6471426834148972831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/07/muffin-fever.html' title='MUFFIN FEVER'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SHgFGg7R2OI/AAAAAAAAAPU/pj6TWsey6vg/s72-c/CIMG0879.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-861209767595623455</id><published>2008-06-07T21:21:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T21:33:28.228-07:00</updated><title type='text'>Me and Digital Life</title><content type='html'>Bukannya mau ikut-ikutan atau biar dibilang gaya, tapi rasanya hidup jaman sekarang ini tidak bisa tidak pasti tersentuh dengan alat-alat digital. Mulai dari penemuan telpon dan listrik, manusia pun menggantungkan hidupnya pada alat-alat elektronik. Ibaratnya, sejak membuka mata di pagi hari, selama bekerja dan beraktivitas, sampai merem lagi di malam hari, kita tergantung dengan alat bantu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, perenunganku tentang digital life terjadi ketika tanpa sengaja bertemu teman baru. Jadi begini, selama ini ‘kan aku belum pernah belanja Online. Suatu hari, tertarik juga mampir ke sini. Eh, jadi belanja. Hihihi, emak-emak kan... :) Ternyata, si pemilik toko adalah anggota milis kelas menulis. Weeh, sama doong... Kelas menulis ini juga punya cerita digitalnya. Dimulai dengan tawaran belajar menulis online, sekitar 2 tahun lalu, akhirnya aku malah bersahabat dengan sang pengajar. Gak cuma di dunia digital, urusan pun merembet ke urusan pekerjaan. Hehehehe, senangnyaa... :) Dipikir-pikir, bumi jadi di ujung jari. Gak peduli kita ada di belahan dunia mana, dengan ujung jari, pindah ke dunia digital, semuanya terlampaui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urusan kantor pun lebih banyak selesai dengan dunia digital ini. Hemat waktu, hemat biaya, dan energi. Paling enggak, bahan bakar energi, hehehe. Meskipun jarak rumah ke kantor cuma 7 km, tapi aku musti nyetir mobil sendiri. Bukan apa-apa, kalau naik angkot, kudu pindah angkot 3 kali. Yang paling masalah adalah bawaanku yang sekitar 5 kg sendiri. Laptop ku kan masih model lama yang berat itu lho.. belum segala kertas dan buku. Sehat enggak, jadi kuli iyah, hehehe... Untungnya punya bos yang mengerti banget, Makasih ya, Bu.. :) Aku bisa lebih banyak bekerja di rumah. Urusan diskusi dan pengambilan keputusan cepat bisa dilakukan via e-mail dengan bos. Jadi, aku bisa kerjakan dari rumah, dari mall, dari mana pun. Resikonya ya, tenteng laptop kemana-mana, hehehe... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cari-cari informasi pun dilakukan via dunia digital ini. Tgl 5 Juni kemarin, kami jalan-jalan ke Bandung. Semua informasi dan reservasi didapatkan dan dilakukan dengan email dan telpon. Seru... :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseharian Thifa dalam belajar pun tak lepas dari dunia digital. Mulai dari cari-cari bahan, susun program, diskusi dengan teman-teman mengenai bahan belajar (maksudnya emaknya yang diskusi), dilakukan di dunia digital. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, selamat menikmati dunia digital.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-861209767595623455?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/861209767595623455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=861209767595623455' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/861209767595623455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/861209767595623455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/06/me-and-digital-life.html' title='Me and Digital Life'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-3442769448819575035</id><published>2008-05-30T23:15:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T18:08:03.892-08:00</updated><title type='text'>FESTIVAL  LIBURAN  2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SEDtTp53eeI/AAAAAAAAANs/MXm7CmKKkhY/s1600-h/Festival+Liburan+2008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SEDtTp53eeI/AAAAAAAAANs/MXm7CmKKkhY/s400/Festival+Liburan+2008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206422091162155490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-3442769448819575035?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/3442769448819575035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=3442769448819575035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3442769448819575035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3442769448819575035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/05/festival-liburan-2008.html' title='FESTIVAL  LIBURAN  2008'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SEDtTp53eeI/AAAAAAAAANs/MXm7CmKKkhY/s72-c/Festival+Liburan+2008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-7768289438487713351</id><published>2008-04-30T01:47:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T18:08:04.107-08:00</updated><title type='text'>Mesin Waktu : Kursi Goyang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBgzT-JxG5I/AAAAAAAAANM/TBBsGaJgcYw/s1600-h/ella-kursi.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 258px; height: 334px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBgzT-JxG5I/AAAAAAAAANM/TBBsGaJgcYw/s320/ella-kursi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194958588366363538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBgyt-JxG4I/AAAAAAAAANE/A0M6X_-Jpec/s1600-h/DSCN1500+%28Medium%29.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bunda, 1977                      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBg1beJxG6I/AAAAAAAAANU/4QmeT1JkheY/s1600-h/DSCN1500+%28Medium%29.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBg1beJxG6I/AAAAAAAAANU/4QmeT1JkheY/s320/DSCN1500+%28Medium%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194960916238637986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Thifa, 22 Oktober 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sudah lihat kan persamaannya? Yap, tepat sekali. Kursi Goyang. Kursi goyang ini pemberian mbah Cibuk (neneknya Bunda) untuk mami. Ternyata, kursi goyang ini menjadi saksi dari generasi ke generasi. Suatu hari nanti, kalau ada museum untuk memorabilianya Bunda, jangan lupa untuk memasukkan si kursi goyang ke dalam daftar koleksi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ssst... ternyata gaya Bunda dan Thifa sama yah? Tuh, liat, tangannya pegangan lengan kursi, hehehehe&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-7768289438487713351?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/7768289438487713351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=7768289438487713351' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7768289438487713351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7768289438487713351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/04/mesin-waktu-kursi-goyang.html' title='Mesin Waktu : Kursi Goyang'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBgzT-JxG5I/AAAAAAAAANM/TBBsGaJgcYw/s72-c/ella-kursi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-1750980899133434276</id><published>2008-04-27T03:43:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T18:08:04.254-08:00</updated><title type='text'>Pilihan Kami : HOMESCHOOLING</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Udah makan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Makan apa tadi&lt;/span&gt;? Nasi, kentang, atau mie? Sayurnya apa? Tumis, sop, sayur asem, sayur lodeh, atau cap-cay? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lauknya bagaimana?&lt;/span&gt; Ikan goreng, ayam bakar, rendang daging, gimbal (bakwan) teri, atau telur ceplok pake kecap??? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Enak? Keasinan 'gak??&lt;/span&gt; atau, paaassss... banget? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hmm.. nyummi.&lt;/span&gt;. :) Oh ya, &lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;makan dimana tadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;? di rumah, restoran mahal, warteg, warung tenda, kafe, ato kantin??? &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aaahh,gak penting... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Betul begitu&lt;/span&gt;? Kita gak pernah pusing kan kalau orang lain makan apa kita makan apa. Yang penting, perut kenyang, kebutuhan primer terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku, pendidikan sama ajah dengan makan. Kebutuhan Primer. Tunggguuu, jangan ngakak begitu dong. Memang, aku penikmat makanan. Buatku, makanan yang enak sama dengan kenikmatan yang tiada tara. Meskipun kenikmatan itu hanya sampai di lidah kata sebagian orang, tapi lihat dong dampaknya. Makan makanan sampah kebanyakan, dijamin, tubuhnya tidak sehat. Padahal makanannya sudah berubah bentuk dan entah kemana kan? Nah, sama halnya dengan pendidikan. Dampaknya akan bertahan sepanjang hayat. Mustinya, jangan diambil pusing pendidikannya mau dilaksanakan di mana. Di sekolah, silakan, di rumah, monggo. Sekolahnya mahal atau murah, tinggal pilih. Yang penting, efeknya, dampaknya. Bergunakah pendidikan itu untuk kita? Harus. Gak usah bingung, mau dapat pendidikan di mana tempatnya. Yang harus dipikirkan adalah manfaatnya. Tapi, tenang, kita tinggal pilih kan, mau yang manfaatnya banyak atau sedikit, mudharat (keburukan)nya banyak atau sedikit. Tinggal pilih. Tinggal pilih. Jangan kayak orang susah deh. Hehehehe. Gak usah dibandingin makan dimana, makan apa, atau segala jenis perbandingan yang mungkin dilakukan antara satu dan yang lainnya. Tenang, semuanya sama, sama-sama makanan. Sama-sama pendidikan. Tujuannya sama. Pilihannya yang mana? Ter..se..raahh... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih-pilih soal kebutuhan primer, kami pilih &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;homeschooling&lt;/span&gt; sebagai media pendidikan anak kami.Bukan mau ikutan trend. Uh, soal trend ini, aku sampai diancam sama Eyang prof ketika tahu kami memilih homeschooling untuk Thifa.. "Awas, jangan ikut-ikutan" Enggak, Eyang.., Insya Allah, sudah kami pertimbangkan matang-matang. Bukan juga mau menyaingi sekolahan. Homeschooling bukan berarti anak kami berbeda sehingga tak bisa ditangani di sekolahan. Hormatku pada guru-guru. Hormatku pada para penyelenggara sekolah yang menjunjung tinggi esensi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kenapa homeschooling&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;?&lt;/span&gt; Karena,kami ingin terus belajar.Itu saja. Kami, ayah-bundanya, tak rela bila hanya Thifa yang belajar. Berjuang sendirian menguasai sesuatu. Iri. Gak rela. Beneran. Kami ingin bisa berdekatan dengannya. Mendampinginya. Melihat binar matanya ketika rasa ingin tahunya menggelegak, merasakan keceriaannya mengetahui sesuatu yang baru. Bersamanya ketika susah mendera. Memeluknya sebanyak yang ia mau. Kami tak ingin Thifa kehilangan waktu untuk bermain. Kami ingin ia menikmati hidupnya. Bukan hidup yang diatur ini dan itu, tanpa tahu aturan itu untuk apa. Biarlah Thifa-ku mencari sepotong kebahagian, menyusunnya menjadi pigura cinta kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa kami? Bukan siapa-siapa. Hanya dua orang manusia, yang ingin terus belajar. Belajar tentang hidup. Belajar tentang menjadi dewasa, menjadi orangtua, menjadi manusia, menjadi masyarakat, menjadi warga dunia. Dalam homeschooling, kami belajar itu semua. Belajar menerima perbedaan. Belajar untuk dinamis. Anakku bukan makhluk statis yang bisa dipola ini dan itu. Demikian pula informasi dan pengetahuan. Berubah terus setiap hari. Banyak hal baru yang kami temui. Bersamanya kami belajar tiap saat. Bersama teman-teman semua, kami belajar untuk terus menjadi lebih baik setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di homeschooling, kami merasa berada dalam keluarga besar. Super besar. Saling membantu. Padahal tak saling mengenal. Tak ada yang lebih baik dibandingkan yang lain. Semua punya tujuan masing-masing, berjalan berdampingan mencapai tujuan. Mencapai arti pendidikan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di benakku, keluargaku ini berjalan berdampingan, bergandengan tangan, menaiki tangga terjal, menyelesaikan rintangan yang menghadang. Sambil terus tersenyum ceria. Bila sedih datang, sekedar genggaman hangat tangan seorang teman menjadi obat hingga senyum kembali mengembang. Saling menguatkan. Sepanjang perjalanan, banyak kerumunan kelompok lain. Ada yang ikut tersenyum bahagia, ada yang mencibir, ada yang berusaha bergabung dengan membawa misinya sendiri. Banyak. Tapi, keluargaku yang sejati, akan terus berjalan, mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Happy homeschooling,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBRbI-JxG1I/AAAAAAAAAMs/W15V4f1Slmw/s1600-h/bunda+and+thifa+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBRbI-JxG1I/AAAAAAAAAMs/W15V4f1Slmw/s200/bunda+and+thifa+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193876479946070866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-1750980899133434276?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/1750980899133434276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=1750980899133434276' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/1750980899133434276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/1750980899133434276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/04/pilihan-kami-homeschooling.html' title='Pilihan Kami : HOMESCHOOLING'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SBRbI-JxG1I/AAAAAAAAAMs/W15V4f1Slmw/s72-c/bunda+and+thifa+3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-7638345562652061901</id><published>2008-04-27T01:05:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T01:40:39.495-07:00</updated><title type='text'>Dukaku untuk Guru Indonesia</title><content type='html'>Sudah beberapa hari ini, berita di media berkisar tentang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian Nasional&lt;/span&gt; tingkat SLA. Hmm, sudahlah, pikirku, rasanya seperti bicara dengan tembok tebal, tak bertelinga, tak pula berhati-nurani. Jumat sore atau Sabtu pagi, aku lupa, potongan tayang berita di televisi tentang Ujian Nasional menyentakku. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Guru ditangkap dan diinterogasi di kantor polisi&lt;/span&gt; karena mengubah jawaban Ujian Nasional. Waduh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang Sabtu, tak sempat kubuka koran. Sampai petang menjelang, tumpukan koran di ruang tamu mengusikku. Ada berita apa ya? Ternyata, sebuah judul di bagian bawah koran menarik perhatian. &lt;a href="http://www.kompas.com/kompascetak.php/read/xml/2008/04/26/02080511/ketika.pensil.anak-anak.itu.tidak.bergerak..."&gt;Pensil???&lt;/a&gt; Ah, ini asal muasal berita kemarin. Bergetar ketika aku membaca. Sedih, malu, marah, tapi tak tahu pada siapa. Guru-guru mengubah jawaban, digrebek oleh polisi anti teroris. Guru = teroris? Bukan, pasti bukan. Tapi, mengubah jawaban??? Karena sayang dengan murid? tekanan? atau apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana arti pendidikan di bumi pertiwi ini? Mendidik, bukan mengkarbit. Belajar, bukan latihan soal. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Jadi untuk apa sekolah? Untuk selembar ijazah bertuliskan nama dan bertahtahkan tulisan LULUS? Cuma sekedar itu??? &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku marah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Pada siapa??? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Entahlah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan negeri ini mau berbenah? Di manakah pemerintah pengayom rakyat? Tak bisakah kita menurunkan ego demi kemajuan bangsa? Tidak usah tiru sana-sini, Indonesia punya ciri sendiri. Pendidikan tak akan bergeser dari pijakannya, bila permasalahan hanya berkutat di satu lingkaran saja. Lingkaran setan. Putus mata rantai buruk yang tak patut. Ubah pola pikir kita, ubah sudut pandang tentang pendidikan. Pendidikan bukan bisnis, bukan sekedar hasil. Ada subjek di sana. Anak-anak bangsa ini. Bakal pemimpin masa datang. Apakah kita berhak merusak masa depan mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anakku&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aku sayang sekali padamu&lt;/span&gt;. Tak sudi aku melihatmu bersusah hati. Tapi, maaf sayang, caranya tak begini. Bukan berarti kuberikan apa saja untuk membuatmu bahagia. Engkaulah yang harus mencari kebahagiaan itu sendiri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nikmatilah, Nak, itulah perjalananmu menuju kebahagiaan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, para Guru Indonesia. Air mataku selalu menggenang bila lagu Hymne Guru mengalun.&lt;br /&gt;&lt;p style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru&lt;br /&gt;Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku&lt;br /&gt;Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku&lt;br /&gt;Sebagai prasasti terima kasihku&lt;br /&gt;Tuk pengabdianmu&lt;/p&gt; &lt;p style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Engkau sabagai pelita dalam kegelapan&lt;br /&gt;Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan&lt;br /&gt;Engkau patriot pahlawan bangsa&lt;br /&gt;Tanpa tanda jasa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukaku untuk Guru Indonesia. Dukaku untuk pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-7638345562652061901?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/7638345562652061901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=7638345562652061901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7638345562652061901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7638345562652061901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/04/dukaku-untuk-guru-indonesia.html' title='Dukaku untuk Guru Indonesia'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-3487091934834329072</id><published>2008-04-08T22:52:00.001-07:00</published><updated>2008-04-08T23:02:59.927-07:00</updated><title type='text'>Pertanyaan yang bikin pusing...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;posted on March 11, 2008 on SekolahRumah Mailing List&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika usianya sekitar 2 tahun dan sedang melihat-lihat foto pernikahan kami, Thifa pernah bertanya, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bun, waktu Ayah &amp;amp; Bunda&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; menikah, aku ada di mana?"&lt;/span&gt; Saat itu, kami menjawab, bahwa ia berada di pundak Bunda dan nanti turun ke perut ketika Bunda hamil. Ini `ding-dong' nomor 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika usianya sekitar 3 tahun dan sedang melihat-lihat foto Bunda ketika SMA, Thifa kembali bertanya, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bun, kalo ini (sambil menunjuk &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;foto), Ayah dimana?"&lt;/span&gt; Kami jelaskan, bahwa Ayah masih di Jogjakarta, belum kenal dan belum bertemu dengan Bunda. Kemudian, Thifa melanjutkan pertanyaannya, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Terus, aku dimana? Ada di pundak Bunda?"&lt;/span&gt; antara geli dan bingung, aku menjawab spontan, "Di Pluto." Ternyata ini `ding-dong' nomor 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pulang dari Planetarium bersama Sekolah Rumah tempo hari, ia sempat bercerita kepada ayahnya, bahwa ia melihat Pluto. Kami tidak terlalu menghiraukan ceritanya, karena Thifa juga bercerita tentang banyak hal ketika itu. Libur akhir pekan kemarin, Aku banyak menghabiskan waktu browsing dan membuat konsep kegiatan untuk proyek yang aku tangani. Karena salah satu temanya adalah tentang Astronomi, Thifa pun ikut menikmati kegiatan browsing dan membuka-buka buku referensi yang aku gunakan. Ah, sekalian saja belajar tentang astronomi lagi, pikirku. Jadilah pekan ini tema kami Astronomi. Ternyata Thifa masih ingat informasi-informasi mengenai tata surya yang pernah dipelajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa kemarin, kami mengunduh trading card dari NASA seperti di blog &lt;a href="http://primary3homeschool.blogspot.com/"&gt;kakak Da Hye&lt;/a&gt;. Aku menggunting kartu, Thifa bertugas memasukkannya ke plastik (sebelum di laminating) sambil membaca informasinya. Ketika sampai di kartu Pluto, tiba-tiba dia berteriak kegirangan, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bun, ini &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pluto!!"&lt;/span&gt; Kemudian, dia baca informasi di kartu itu dengan semangat, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Pluto is the ninth planet from the Sun. Pluto is the smallest planet &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;in our solar system. It is made of ice and some rock. Pluto has three &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;moons,"&lt;/span&gt; Thifa berhenti dan mengerutkan kening, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bun, kok kartunya gak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;bilang kalo di Pluto ada baby? There's baby gitu kan harusnya?"&lt;/span&gt; Aku terhenyak. Lalu, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Kok Baby sih, Kak??"&lt;/span&gt; Jawab Thifa, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Lho, aku kan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; sebelum ada di badan Bunda, aku kan kumpul sama baby-baby yang lain di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pluto. Iya kan?"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;DING...DOOOONG...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;Ternyata oh ternyataaa... Thifa masih ingat dengan jawaban `asal-asalan' dari aku tempo hari. Waduuuh... gimana nih...??? Aku tidak mengiyakan, atau membantah. Diam saja mencari akal. Untung tidak dibahas lebih lanjut. Lalu, ketika mampir ke situs www.professorgarfield.org (ini situs keren deh, macam-macam aktivitasnya, bisa bikin komik segala), ada film singkat tentang&lt;br /&gt;kehidupan di luar angkasa. Thifa tertarik sekali melihat astronot melayang-layang, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bisa terbang ya, Bun?"&lt;/span&gt; kesempatan nih menjelaskan tentang gravitasi. Kayaknya sih dia ngerti sedikit, hehehe..., lalu, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Terus, di Pluto, tempat aku waktu belum jadi bayi, juga ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; gravitasinya? Atau bayi-bayinya melayang-layang semua?"&lt;/span&gt; Waduuuh, Pluto lagi, hiks. Dan, aku tambah merasa bersalah ketika melihat film singkat tentang tata surya, Thifa kelihatan bahagia sekali ketika melihat Pluto, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Itu Pluto, Bun...!!! Tuh, ada bayi-bayinya di dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;sana,"&lt;/span&gt; Hiks..hiks... aku nyengir, dan aku tau pasti, cengiranku jeleeeeekkk banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Moral of the story is &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NEVER&lt;/span&gt; under-estimate the child&lt;/span&gt;. Beneran, aku sama sekali `gak menyangka kalau ternyata di usianya yang keempat tahun, Thifa sangat memperhatikan `asal-usul'nya dan itu adalah hal yang sangat penting buat dia. Kenapa aku jawab Pluto saat ia bertanya, karena yang terlintas di kepala ku adalah dia membutuhkan jawaban yang konkret (sesuai dengan tahap berpikirnya) dan Pluto saat itu sedang jadi pembicaraan (dianggap bukan planet, atau planet kerdil). Satu hal lagi, Pluto kan jauuuhhh dari Bumi. Tidak pernah terbayangkan olehku bahwa Thifa akan `bertemu' dengan Pluto secepat ini. Waw... semalaman&lt;br /&gt;aku pusing, bagaimana `merapikan kekacauan' ini? Sudahkah saatnya kah aku menjelaskan mengenai kehidupan sebelum dan sesudah di dunia? Mohon pencerahannya, teman-teman. Aku harus mulai `bebenah' dari mana nihh??? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-3487091934834329072?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/3487091934834329072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=3487091934834329072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3487091934834329072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3487091934834329072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/04/pertanyaan-yang-bikin-pusing.html' title='Pertanyaan yang bikin pusing...'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-7865052970662870898</id><published>2008-04-03T16:59:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T17:03:24.865-07:00</updated><title type='text'>Belajar Menerima</title><content type='html'>Dulu, sebelum menikah, pemahaman yang kutanamkan pada diri sendiri adalah MENERIMA perbedaan orang lain. Mungkin ada pengaruhnya juga dari kuliah-kuliah yang kuikuti. Bahkan, ketika hampir selesai sekolah, aku memiliki pendapat bahwa menikah berarti harus menerima dan siap dengan perbedaan yang dijumpai pada pasangan. Logikaku, pasanganku kelak dibesarkan dengan pola dan gaya asuh yang pasti berbeda denganku selama puluhan tahun, sehingga hasilnya pasti sangat unik. Belum lagi segala pengalaman hidup yang pasti mewarnai kepribadiannya. Dengan kesiapan untuk menerima perbedaan, maka kami pun bersatu menjalani lika-liku kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, setelah memiliki anak,ternyata proses pembelajaran itu berlanjut. Meskipun kami sebagai orangtua punya hak penuh untuk menentukan pola dan gaya pengasuhan, anak tetaplah individu unik yang menjadikan hasil semua proses sebagai suatu seni. Terutama ketika kami memutuskan untuk melaksanakan pendidikan berbasis rumah alias home education. Segala sesuatunya menjadi berubah. Kami berusaha untuk menyadari setiap kebersamaan menjadi sebuah pembelajaran. Kami berusaha menerima setiap hasil yang terjadi. Kami sadar, kami tidak punya wewenang untuk menentukan segalanya. Biarlah semua menjadi hadiah manis dari setiap proses yang kami lakukan. Seperti petuah sebuah lagu lama, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Que sera-sera, what ever will be, will be, Your future's not us to see, Que Sera-Sera, What will be, will be"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal pembelajaran mengenai pendidikan berbasis rumah, kami belajar mengenai pentingnya suatu proses. Tak mudah untuk mengubah persepsi yang sudah ada. Percakapan dengan seorang teman setahun yang lalu masih membekas di benakku. Kala itu aku bertanya apa harapannya untuk sang putri kelak. Ia menjawab, terserah sang anak mau jadi apa, mau jadi tukang gado-gado di depan rumah boleh, mau jadi marine biologist pun boleh. Asalkan ia bahagia. Sebuah pernyataan yang menarik. Sang teman telah memberikan pembelajaran dan pemaknaan hidup yang luar biasa. Sekali lagi, menerima. Ternyata belajar tentang kehidupan, berarti belajar untuk menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah. Benar, tidak mudah. Sebagai orangtua, segala asa digantungkan setinggi langit agar anak bahagia. Padahal kebahagiaan itu datang dari diri sendiri. Bahagia bila dapat meraih asa yang digantungkan sendiri, bukan oleh orang lain, pun orang tuanya. Mungkin, ini masih mungkin karena perjalananku masih panjang sebagai orangtua, kebahagiaan orangtua adalah ketika melihat anaknya bahagia dari hasil usahanya sendiri. Dan, tentunya ketika kita, sang orangtua, bisa menerima keadaan anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses ini yang sedang aku pelajari. Tak hanya anakku yang belajar, kami pun terus belajar. Belajar menerima dirinya yang ternyata sangat seniman. Belajar menerima dirinya yang menyukai hal-hal di luar kebiasaan, ia lebih tertarik dengan pakaian, aksesoris, perhiasan, tata rias, berjalan di atas panggung, memainkan peran, membuat cerita, menulis skenario, dan mengkhayal, dibandingkan berangan-angan menjadi dokter, menjadi insinyur, menjadi pengacara, atau pekerja lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan terus belajar. Tidak hanya anakku, kami sebagai orangtuanya pun akan terus belajar. Menikmati setiap proses kehidupan. Menikmati perjalanan menggapai cita-cita yang digantungkan oleh anakku. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Que Sera-Sera, What will be, will be. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_bundanya thifa_&lt;br /&gt;"terima kasih, &lt;a href="http://primary3homeschool.blogspot.com"&gt;bu Ines&lt;/a&gt; :)"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-7865052970662870898?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/7865052970662870898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=7865052970662870898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7865052970662870898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/7865052970662870898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/04/belajar-menerima.html' title='Belajar Menerima'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-554355318974435398</id><published>2008-03-23T02:10:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T02:14:19.478-07:00</updated><title type='text'>Puasa TV</title><content type='html'>Sulit. Benar-benar keputusan yang sulit. Gimana tidak, televisi rasanya sudah menjadi bagian dari hidup. Meskipun selama ini kami tidak terlalu tergantung dengan televisi-ada syukur, gak ada ya nggak nyari- awalnya sulit. Terutama untuk Thifa. Sebenarnya kalau televisi nyala, Thifa pun bisa asyik dengan kegiatannya sendiri, main atau baca buku atau mengerjakan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai bulan lalu. Salah satu siaran televisi lokal menyelenggarakan kontes menyanyi untuk anak. Awalnya, bagus juga kali ya, untuk memperlihatkan bagaimana kompetisi dan keberanian anak-anak itu tampil. Setelah berjalan beberapa waktu, kayaknya ada yang harus diwaspadai. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, siaran ini tiap hari. Anak-anak yang lolos audisi diseleksi berkali-kali, dengan pilihan SMS.Tak peduli suara seperti apa, yang penting jumlah SMS. Hmm... &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, lagu yang dibawakan ternyata bukan kategori anak-anak. Lagu-lagu orang dewasa alias lagu pop. Bukannya anti lagu orang dewasa, tapi rasanya masih banyak lagu anak-anak yang bisa dibawakan. Atau, memang tidak ada? Memang sulit jadi anak-anak sekarang, tidak ada lagu buat mereka. Di mall, lagu yang diperdengarkan adalah lagu orang dewasa. Padahal pengunjung mall adalah ibu-ibu dan anak-anak. Bapaknya? di kantor lah.. kerja, cari duit, hehehe... Tapi, bukan berarti anak-anak dibenarkan untuk menyanyi lagu dewasa kan? Atau, memang ini adalah suatu pembenaran? Hmm... &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dialog-dialog yang ada di tayangan tersebut, rasanya tidak pantas didengar oleh anak. Mencela satu sama lain (bukan pesertanya, antara komentator dan pembawa acara), bahkan sampai taraf menghina. Seakan-akan sah-sah aja untuk menjelek-jelekan orang lain. Okelah lucu. Tapi, gak perlu bercanda terus-terusan kan? Becandanya gak elegant lagi, hehehe... Atau, memang seperti itu tampilan wajah masyarakat kita? Hmm... &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Keempat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, komentatornya. Memang sih, gak menjatuhkan anak. Tapi, ketika salah seorang komentator memberikan 'kritik' membangun, langsung dibantah oleh komentator lainnya. Hmm... tidak konsisten, di satu sisi saling menghina, tetapi justru melindungi anak bila diberi kritikan membangun. Komentar-komentarnya pun kebanyakan hanya memuji seperti pak Tino Sidin, "bagus..." Hanya sesekali komentar yang disampaikan memang sesuai kapasitas komentator dan objektif sesuai penampilan anak. Mungkin karena si komentator ini punya anak, jadi tau dengan tepat bagaimana memberikan dukungan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya dengan Thifa?? Banyak. Dia suka menonton tayangan itu. Lalu senang berimajinasi menyanyi di atas panggung dengan berbagai gaya. Di lain waktu, ia menjadi pembawa acara. Lengkap dengan gaya si pembawa acara tayangan tadi, lengkap dengan ejekan dan hinaan. Huuuuaaa..... kuping panas dan mata sepat melihat 'kerusakan' yang terjadi. Pertolongan Pertama Pada Kerusakan (P3K) dilaksanakan. Tidak boleh menonton televisi. Karena, selain acara yang tadi kita bicarakan, sinetron juga mengambil porsi dalam pikiran dan perilaku anakku. Oh, gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK. &lt;a href="http://commercialfreechildhood.org/factsheets/ccfcnotvbrochure.pdf"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIDAK ADA TV&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Thifa hanya boleh menonton televisi bila ada Bunda atau Ayah. Saluran yang boleh ditonton pun hanya berita di televisi berita. Kami memang tidak berlangganan televisi.Dalam satu hari, boleh menonton VCD/DVD sebanyak satu film. 2 pekan pertama, Bunda ijin bekerja di rumah demi membiasakan Thifa untuk tidak menonton televisi. Bahkan tidak untuk masuk ke kamar mami (di rumah mami) bila mami menyalakan televisi di kamar. Sebagai gantinya, Thifa punya kesempatan 30 menit untuk menggunakan komputer. Terserah apa yang akan ia lakukan, browsing di internet atau bermain edugames. Selain itu, aktivitas lainnya disediakan. Baca buku, main boneka kertas, Baju-baju untuk bonekanya-Daina dan Pipi, menggambar, menggunting, atau mengerjakan lembar aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah, pasti. Karena kadang kita menjadikan televisi sebagai pengasuh anak. Mungkin kita atau anak bisa mengendalikan diri dengan mematikan televisi bila tidak diperlukan. Mungkin siarannya bisa kita pilih, tapi iklannya? tidak hanya iklan produk, tapi juga iklan sinetron. Televisi berlangganan? Sementara ini tidak masuk dalam kategori pilihan. Selain berbayar, khawatir juga akan jadi kecanduan. Usahanya memang jadi lebih besar tanpa televisi. Jangan sampai bosan dan jadi tidur melulu. Ragam aktivitas harus disiapkan. Toh tidak setiap waktu anak harus ditemani. Mereka harus kenal waktu untuk diri sendiri alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;me-time&lt;/span&gt;. Juga orangtuanya kan? Jadi, tanpa televisi?&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapaa takuuuttt.... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-554355318974435398?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/554355318974435398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=554355318974435398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/554355318974435398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/554355318974435398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/03/puasa-tv.html' title='Puasa TV'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-868863863674917716</id><published>2008-02-24T14:27:00.001-08:00</published><updated>2008-02-25T01:59:08.578-08:00</updated><title type='text'>MyPersonality.info Badge</title><content type='html'>&lt;a href="http://anmd.mypersonality.info/" target="_top"&gt;&lt;img src="http://badges.mypersonality.info/badge/0/5/54301.png" alt="Click to view my Personality Profile page" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="visibility: hidden; width: 0px; height: 0px;" src="http://counters.gigya.com/wildfire/CIMP/JnB*PTEyMDM4OTE4NjEyMTgmcD*xNzkwODEmZD*mbj1ibG9nZ2Vy.jpg" border="0" height="0" width="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iseng-iseng berhadiah... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hadiahnya apa ya??? hihihihihihi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-868863863674917716?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/868863863674917716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=868863863674917716' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/868863863674917716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/868863863674917716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/02/mypersonalityinfo-badge.html' title='MyPersonality.info Badge'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-3880462681690671820</id><published>2008-02-23T15:10:00.001-08:00</published><updated>2008-02-23T15:44:22.080-08:00</updated><title type='text'>Perjalanan Mesin Waktu</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;... Dua puluh satu tahun yang lalu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seorang anak perempuan pindah rumah, dari Setiabudi ke Pejaten, Pasar Minggu. Saat itu, Jakarta masih sepi, belum ada kemacetan. Rumah-rumah pun belum sepadat sekarang. Pindahan saat liburan panjang membawa keuntungan sendiri, teman-teman mudah ditemui bermain di sekitar rumah dan masuk kelas di awal tahun ajaran baru. Tak perlu waktu berminggu-minggu, sang anak telah bertemu seorang teman yang juga seusianya dan bersekolah di tempat yang sama. Rumahnya pun tak berjarak jauh, hanya 100 meter. Meskipun berbeda kelas, satu di kelas 5 A dan satu di kelas 5 B, mereka selalu berangkat dan pulang sekolah bersama-sama. Hari-hari dihabiskan dengan bercanda, belajar bersama, les tari, pertunjukan tari, dan tentu saja, bermain bersama. Hari kelulusan SD pun tiba, Alhamdulillah, mereka berdua diterima di sekolah negeri yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun kemudian adalah masa remaja yang menyenangkan. Persahabatan dari SD tak lekang oleh waktu. Tak pernah satu kelas bersama, tapi selalu bertemu. Jarak 2 km dari rumah dilalui pergi dan pulang dengan berjalan kaki, bersama teman-teman lain, bercanda, tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, masa SMA tak lagi bersama. Dua anak perempuan yang telah menjadi remaja berpisah sekolah. Hubungan mulai tak sesering dulu. Sesekali bertemu dan bercakap membahas pelajaran atau sekedar omong kosong. Cita-cita pun diretas sepanjang jalan. Sampai akhirnya pengumuman UMPTN memisahkan keduanya. Yang satu, harus pindah ke kota lain demi melanjutkan pendidikan, sedang yang satu, tetap di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu, hampir hanya setahun sekali mereka bertemu, ketika lebaran. Kesibukan menjadi alasan tak berjumpa. Kehidupan mulai menunjukkan kuasanya untuk mengubah seseorang. Gaya hidup dan kesukaan yang berbeda, makin membuatnya jarang bertemu. Pertemuan itu menjadi semakin jarang ketika dunia kerja menjaring keduanya. Rasanya, mereka hanya sempat bertemu ketika salah seorang diantaranya menikah, kemudian beberapa kali bertukar sapa di jalan ketika bertemu, dan ketika seorang bayi lahir ke dunia. Setelahnya, hanya lambaian tangan dari balik kemudi ketika berpapasan di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Sampai kemarin&lt;/span&gt;. Mereka bertukar pelukan, saling memandang, berusaha menahan air mata Mereka bertemu di sebuah kamar perawatan di rumah sakit. Sang sahabat terbaring tak berdaya. Separuh badannya tak bisa digerakkan. Bicaranya tak jelas. Pandangannya kosong tapi terkadang ada harapan tersimpan di kedalaman. Serangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stroke&lt;/span&gt; pekan lalu membuatnya berada di rumah sakit ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dia masih muda. Masih banyak asa yang dijalin. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang pekerja keras, berusaha mengubah kehidupannya. Ya, dia lalai terhadap tubuhnya, terhadap satu kata bernama kesehatan, dan ia telah memetik buahnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan, lindungi dia.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Beri ia kesembuhan&lt;/span&gt;. Rasanya, ingin membalik waktu, memutar kembali masa-masa indah bersama. Berharap bisa mengubah semua, ingin lebih bersama meniti kehidupan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan, beri kami kesempatan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 23 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-3880462681690671820?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/3880462681690671820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=3880462681690671820' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3880462681690671820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/3880462681690671820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/02/perjalanan-mesin-waktu.html' title='Perjalanan Mesin Waktu'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-6448890882696573070</id><published>2008-02-21T14:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T18:08:04.507-08:00</updated><title type='text'>Proyek Akhir Pekan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R73_yNM5H6I/AAAAAAAAAJk/r7BA11kAVbQ/s1600-h/Image089.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R73_yNM5H6I/AAAAAAAAAJk/r7BA11kAVbQ/s320/Image089.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169569185293475746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini proyekku dengan mama. Udah lamaaaaa banget kita 'gak masak-masak bareng. Biasanya, aku bikin kuih-muih di rumahku, mama bikin segala pesenan di rumah mama. Terus, dulu-dulu kita pakai &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;otang&lt;/span&gt; alias Oven Tangkring (di kompor), baru setahunan ini aku pakai oven listrik yang mungil, sedangkan mama pake oven microwave yang gedhe. Tapi ya itu, di rumah masing-masing. Alhamdulillah, dapat rejeki &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;kompor oven yang gede&lt;/span&gt;, yang selama ini kami idam-idamkan bersama :) Jadilah janjian ma mama untuk nyoba si oven besar. Kebetulan hari Jumatnya, aku belanja stok coklat ke &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Titan Fatmawati&lt;/span&gt; dan nekat beli cup-cup kue lucu-lucu ini. Emang niat banget deh, untuk bikin kue di hari Minggu nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya bikin &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cake Tape Keju&lt;/span&gt; kesukaan Papa. Apa daya, hari sabtu itu tidak ada tukang tape yang lewat sedikit pun :( Akhirnya, pakai rencana B. Bikin &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Cake Daging&lt;/span&gt;. Wah, rencana ini disambut gegap gempita sama Papa yang udah kangen banget sama cake ini, &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;"Ya, bikin itu aja, kan sudah lama gak bikin,"&lt;/span&gt; Papa juga yang sibuk bantuin nyalain kompornya, hehehe.. secara ya, baru punya itu kompor, jadi belum ada yang ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itulah penampakan Cake Daging yang rasanya &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;MAKNYUUUUUSSSS&lt;/span&gt; beneran. Thifa juga doyan, katanya, &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;"aduh, coba pak Bondan ke sini, pasti dapat dua jempol," &lt;/span&gt;selain cake daging, kita buat &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;brownies fudge&lt;/span&gt; resep jadul dari Ratu Dapur Femina, terus &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Kentang Keju Panggang&lt;/span&gt;, modifikasi dari resepnya kotak keju. Kentang Keju ini harusnya digoreng, tapi kita panggang di cetakan muffin. Nasibnya tidak bertahan lama, alias langsung dinimati oleh semua orang. Kebetulan, kakak sepupuku dan keluarganya berkunjung ke rumah mama hari Minggu itu. Cuma om Abang (adikku nomor 2), aunty Noni (istrinya), terus tante Ninid (adik sepupuku) dan om Akiem (suaminya)  yang gak datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira, kuih-muih dan masakan apa lagi ya yang muncul dari si oven besar???? Pokoknya sehat dan halal pastinya ya.... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-6448890882696573070?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/6448890882696573070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=6448890882696573070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6448890882696573070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6448890882696573070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/02/proyek-akhir-pekan.html' title='Proyek Akhir Pekan'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R73_yNM5H6I/AAAAAAAAAJk/r7BA11kAVbQ/s72-c/Image089.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-241981428952252751</id><published>2008-02-15T18:04:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T18:08:04.702-08:00</updated><title type='text'>Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R7ZFh9M5H5I/AAAAAAAAAJc/sKM4u_VM_zY/s1600-h/Image120.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R7ZFh9M5H5I/AAAAAAAAAJc/sKM4u_VM_zY/s320/Image120.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167394072120860562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu jawabanku kalau aku diminta mengisi kolom pekerjaan. Kecuali di SIM, hehehe, untuk kepentingan hukum dan Jalan Raya, aku mengaku sebagai dosen/guru. Betul tho? :) Selebihnya, pekerjaanku adalah Ibu Rumah Tangga. Sudah teken kontrak untuk seumur hidup lho, tanggal 22 Oktober 2003, ketika Thifa lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulllluuuuuuuu, ketika SD sempat berasa aneh ketika harus menuliskan 'pekerjaan Ibu' (maksudnya Ibuku), hanya tiga huruf yaitu IRT. Ih, gak keren amat, dibandingkan ibu-ibu temanku yang tertulis bekerja sebagai Karyawan, Swasta, atau PNS. Tapi, sekarang aku gak malu kalau menuliskan IRT. Malah bangga. Mulia, rasanya. Tengok lah ibuku. Beliau gak pernah kerja kantoran sedikit pun. Seumur hidup pekerjaannya adalah mengurus kami. Sampai setua ini pun masih diurus, hehehe... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;love you, Mam...&lt;/span&gt;  'gak ada istilah 'resign' apalagi 'PHK' kalau jadi IRT. Abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah sekarang IRT adalah pekerjaan utamaku. Sampingannya??? hehehehehehehe.... apa pun, asal Halal dan aku Bahagia. Kerja ini dan itu, untuk aktualisasi diri. Yang penting, aku tetap Ibu Rumah Tangga. Gak gampang, phiewww.. baru tau, kalau di sekolah dulu belajar 19 tahun ternyata gak belajar tuh gimana caranya mikirin materi kuliah dengan mau masak apa sore ini. Atau, ternyata sambil mandiin anak bisa sambil latihan dan belajar matematika. uhh.. ternyata seru banget jadi Ibu Rumah Tangga. Percaya atau nggak, aku rasa Ibu Rumah Tangga bisa mengalahkan Superman lho... :) karena, gak cuma badan harus kuat dan sehat (kalo sakit sapa yang ngurus rumah hayoo...), tapi juga otak mesti diasah terus menerus (anggaran Rumah Tangga, kalo anak sakit mesti ngapain, anak gak mau nurut enaknya diapain, dsb, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih, Tuhan..  atas segala karunia dan nikmat yang Kau berikan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-241981428952252751?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/241981428952252751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=241981428952252751' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/241981428952252751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/241981428952252751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/02/pekerjaan-ibu-rumah-tangga.html' title='Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R7ZFh9M5H5I/AAAAAAAAAJc/sKM4u_VM_zY/s72-c/Image120.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-2627766479501316168</id><published>2008-01-30T14:50:00.001-08:00</published><updated>2008-01-30T15:09:46.768-08:00</updated><title type='text'>Thifa dan Buku 'Flip-Flap'</title><content type='html'>Melipat dan menggunting sebenarnya adalah persiapan anak untuk dapat melakukan pekerjaan motorik halus tingkat tinggi, yaitu menulis. Makanya kegiatan ini banyak dilakukan pada kegiatan-kegiatan usia dini alias di kelompok bermain atau TK. Tapi, masih banyak lho orangtua yang menganggap kegiatan melipat dan menggunting ini tidak penting. Banyak alasannya, mulai dari khawatir terhadap penggunaan gunting, sampai nanti rumah berantakan karena banyak kertas berserakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak usia 2 tahun sudah bisa lho diajak melipat kertas. Tentu saja, jangan buat burung ala jepang yang orang dewasa pun merasa kesulitan. Cari bentuk yang bisa dilipat dengan dua atau tiga tahap saja. Nah, kegiatan ini bisa untuk melatih fokus juga lho. Tentu bukan fokus dalam waktu lama sekitar 10 menit, tapi untuk anak usia 2 tahun, bisa fokus selama 2 menit saja sudah bagus lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan menggunting juga perlu dikenalkan pada anak-anak. Kalau anak 2 tahun, kenalkan dulu kegunaan gunting dan cara menggunakannya dengan aman. Orang dewasa boleh memberikan contoh. Mulai dari memegang gunting yang aman, sampai cara membawa gunting yang benar (tidak boleh sambil berlari, berjalan saja). Untuk anak 3 tahun, boleh mulai belajar menggunting garis lurus. Gunakan gunting yang khusus untuk anak. Tapi, periksa juga, ada lho gunting untuk anak yang ternyata tumpul. Jadi anak frustrasi ketika mencoba menggunting. Awalnya pasti gerakan anak kaku. Di sini berlaku prinsip "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;practice makes perfect&lt;/span&gt;" Jadi, teruslah berlatih menggunting :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar tidak bosan, kegiatan melipat dan menggunting bisa dijadikan satu kegiatan lho.. tidak harus terpisah-pisah. Kegiatannya juga sederhana. Misalnya membuat buku 'flip-flap' ini. Gambar dan petunjuknya ada &lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspot.com/2008/01/buat-buku-flip-flap.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selamat membuat buku....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-2627766479501316168?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/2627766479501316168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=2627766479501316168' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/2627766479501316168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/2627766479501316168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/01/thifa-dan-buku-flip-flap.html' title='Thifa dan Buku &apos;Flip-Flap&apos;'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-8014979938439109768</id><published>2008-01-24T20:18:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T21:06:29.218-08:00</updated><title type='text'>Thifa dan Games Elektronik</title><content type='html'>Meskipun kenal perangkat elektronik sejak kecil, Thifa tidak dibiasakan untuk bermain dengan menggunakan alat elektronik seperti komputer, laptop, atau video-games. Nonton film atau tayangan televisi juga 'dibatasi', meski gak kaku-kaku banget. Baru setelah usia 3,5 tahun, Thifa berkenalan dengan situs interaktif di internet (www.rainforestmaths.com). Terus, ikutan chatting sama Bulik, Tante, Budhe, teman-teman Bunda. Baru setelah usia 4 tahun, kami membelikan cd edu-games. Kenapa baru setelah usia 4 tahun, berikut adalah alasannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Secara fisik, kemampuan mata anak baru akan berfungsi secara optimal (100%) pada usia 6 tahun. Ini kata dokter matanya Thifa (pssst... Thifa rajin ke dokter mata sejak usia 7 bulanan, kontrol ajah.. jangan sampe kecolongan pake kacamata kayak ayah bundanya, hehehe). Nah, di usia yang 4 tahun ini saja baru 80% matanya berfungsi. Jadi, jangan terlalu dipaksa ini dan itu dulu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gambar elektronik adalah gambar yang bergerak. Nah, kalau sejak kecil mata dibiasakan untuk diam dan terbuai oleh gambar elektronik yang bergerak, niscaya matanya jadi malas untuk bergerak. Alhasil, mata akan cepat lelah, bahkan menjadi malas ketika harus membaca teks, karena mata yang harus bergerak. Fakta ini disarikan dari informasi-informasi yang Bunda baca ya...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ayah dan Bunda ingin agar Thifa membangun interaksi dulu dengan manusia, sebaya, lebih besar, dan lebih kecil. Karena, lebih mudah berinteraksi dengan elektronik yang nurut apa kata manusia. Jadinya, Ayah dan Bunda ingin Thifa memiliki kesiapan dulu dan mampu mengarahkan dirinya sendiri untuk melakukan suatu hal. Jangan sampai ia yang dikendalikan oleh alat elektronik.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Tapi, bukan berarti permainan elektronik ini buruk dan harus dihindari lho... Ada manfaat yang bisa didapat dari alat elektronik ini. Berikut Bunda sarikan informasi dari &lt;a href="http://pbs.org/parents/childrenandmedia/"&gt;sebuah situs &lt;/a&gt;tentang peran orangtua teradap permainan elektronik.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ajukan pertanyaan kepada anak terhadap permainan elektronik favoritnya. Tujuannya, agar anak berpikir mengenai proses yang terjadi. Jadi proses berpikirnya tetap aktif, tidak hanya pasif mengikuti apa yang terjadi. Pertanyaan misalnya, "kakak, kalau kakak pencet tuts yang itu, apa yang akan terjadi?"&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanyakan pada anak, pengalaman atau informasi apa yang didapatnya dari suatu permainan baru atau level yang lain. Orangtua sebaiknya menggali pemahaman anak mengenai permainan yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri batasan waktu dalam memainkan permainan elektronik. Kegiatan lain seperti main di luar rumah, berinteraksi dengna teman dan keluarga, membuat prakarya, dan sebagainya harus mendapat porsi yang seimbang. Percaya dehh... :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orangtua harus periksa dulu keamanan dan manfaat dari permainan elektronik yang mau dibeli. Ada lho rating tentang games elektronik ini.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;di situs ini juga ada panduan tentang memilih software yang bagus untuk perkembangan anak.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada tingkat kesulitan yang berbeda pada setiap level. Jadi, orangtua bisa menyesuaikan dulu level kesulitan dengna kemampuan anak, baru nanti anak mengeksplorasi dan ketika ia sudah terampil, anak bisa melangkah ke tingkat kesulitan yang lebih tinggi sesuai kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada kesempatan untuk mengambil keputusan. misalnya, untuk memilih karakter atau warna, sehingga anak bisa mengembangkan kemandirian dan pengendalian diri.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memungkinkan untuk bermain lebih dari satu pemain. Sehingga, anak bisa berinteraksi dengan orang lain dan juga mengembangkan kemampuan berpikir dan berdiskusi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak boleh ada kekerasan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;violence&lt;/span&gt;) dan stereotipi. Jadi, tidak boleh ada karakter atau kegiatan yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gender &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cultural bias&lt;/span&gt;. Nah, ini Bunda belum bisa menerjemahkan dengna tepat, tapi kira-kira artinya begini : sebaiknya karakter atau kegiatan yang ada di game tidak merujuk pada budaya atau perbedaan gender yang negatif. Juga jangan sampai ada karakter yang menyelesaikan persoalan atau konflik dengan cara kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Nah, jadi??? ayo bermain, manfaatkan teknologi, tapi jangan lupa aturan-aturannya yaaa... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-8014979938439109768?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/8014979938439109768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=8014979938439109768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8014979938439109768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8014979938439109768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/01/thifa-dan-games-elektronik.html' title='Thifa dan Games Elektronik'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-8177514065794317434</id><published>2008-01-23T00:59:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T01:08:05.335-08:00</updated><title type='text'>Thifa dan Menggambar</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Thifa memang senang sekali &lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspot.com/2007/12/karya-pertama.html"&gt;menggambar&lt;/a&gt;. Istilahnya, gak bisa deh liat kertas nganggur. Ada ruang kosong sedikiiiit ajah, dia bisa cari alat tulis terus gambar-gambar. Mulai dari gambar yang gak jelas, sampai akhirnya dia bisa buat cerita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Menggambar dalam bidang kertas yang luas memang membutuhkan keahlian dan ketekunan tersendiri buat anak. Awalnya kan Thifa senang bercerita melalui gambar, jadi alat tulisnya ya pensil atau pulpen. Ukuran gambarnya juga relatif kecil-kecil dan halus. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Suatu hari, Thifa lihat di &lt;a href="http://kancilku.com"&gt;klinik&lt;/a&gt; banyak dipasang lukisannya mas Ridzki. Bagus-bagus memang. Thifa tertarik dan mulai berlatih menggambar dengan ukuran besar untuk diwarnai dengan krayon. Kebetulan, tante Milla cerita tentang krayon set yang warnanya lengkap (bergradasi) dan kualitasnya bagus. Jadilah Bunda titip tante Milla untuk belikan krayon itu. Malamnya, setelah Bunda pulang kantor, Thifa langsung ambil kertas A4 dan mulai menggambar. Untung ajah Bunda dulu pernah tau bagaimana cara menggambar/melukis dengan krayon, hehehe.. caranya, pake krayon warna muda, bisa cream ato kuning muda, ato coklat muda. Jadi, nanti bisa ditimpa (weittss.. bahasa mana nih?) bila salah tarik garis, dan tidak terlihat kalau sudah diwarnain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Tema karya pertama Thifa adalah Rumah. Hmm... dia emang seneng banget gambar rumah. Setelah jadi sketsanya, Thifa belajar memilih dan memadu-padankan warna. Terus Bunda juga cerita tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;figure and ground&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;. Jadi kalau gambar, pasti ada latar belakangnya. Nah... cara membuat latar belakangnya pun Bunda jelaskan. Lalu, Thifa coba sendiri. Demikian pula penggunaan gradasi, dari yang kena cahaya berwarna terang sampai yang berwarna gelap. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Thifa bangga sekali dengan karya pertamanya ini. Dia minta karyanya diberi pigura, hehehe... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Semoga karya-karyamu bertambah banyak ya, Nak... :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-8177514065794317434?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/8177514065794317434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=8177514065794317434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8177514065794317434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8177514065794317434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/01/thifa-dan-menggambar.html' title='Thifa dan Menggambar'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-8773746207148933761</id><published>2008-01-22T01:09:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T01:19:41.208-08:00</updated><title type='text'>Thifa jadi Model</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hehehehe.. sebenarnya &lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspot.com/2008/01/jadi-model.html"&gt;jadi model&lt;/a&gt; itu adalah keinginan terpendam dari Thifa. Sejak bayi, ia memang senang sekali difoto. Sadar kamera banget deh... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thanks to digital imaging&lt;/span&gt;, hehehe... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kesempatan kali ini sebenarnya tidak direncanakan. Tempatku bekerja memang sedang membuat dokumentasi untuk keperluan promosi. Tante Rica, sang fotografer, juga sudah mengambil foto-foto fasilitas dan kegiatan yang ada di klinik. Hari Jumat, tgl. 18 Januari 2008, aku memang sengaja ajak Thifa ke klinik. 'kan kliniknya untuk anak, masak iya di foto fasilitasnya gak ada anaknya, hehehe... jadilah Thifa bermain sambil dijepret-jepret tante Rica. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Duh.. &lt;/span&gt;Tante Rica itu sabar sekali deh... Thifanya? jangan tanya, dia selalu melirik dan bergaya kalo liat tante Rica siap dengan kameranya. Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran pemotretan di kolam renang, Thifa ganti baju. Terus, dia nyemplung ke kolam. Sebenarnya, dia cuma diminta duduk di tangga kolam. Tapi, namanya Thifa kalo liat air kan berasa jadi kodok kayaknya. Jadilah dia nyemplung sambil tetep pegangan di tangga. Sempet was-was juga, karena kedalaman kolamnya 1,2 meteran. Padahal, Thifa masih semampai (alias semeter tak sampai). Untunglah, dia gak melepaskan pegangan tangannya, jadi gak kelelep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganti baju pun tak lepas dari jepretan kamera tante Rica. Makasih banget ya, tante... :) Thifa jadi mimpi indah tuhh... karena keinginannya "difoto kayak model" tercapai. Kata tante Rica, "boleh juga nih nanti jadi Wajah Femina" Haaahh???? *twink..twink..* ya, apa pun lah, tante, asal Thifa bisa menjalankan profesinya kelak dengan bertanggungjawab, bermanfaat, dan bahagia. Amiiinn...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal gaya? jangan tanya deehhh... :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-8773746207148933761?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/8773746207148933761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=8773746207148933761' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8773746207148933761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8773746207148933761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/01/thifa-jadi-model.html' title='Thifa jadi Model'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-2153255419394882569</id><published>2008-01-16T06:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T18:08:05.284-08:00</updated><title type='text'>Hai...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R44X32P5P3I/AAAAAAAAAJM/2L7Icwjmeng/s1600-h/Image065.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156084871608221554" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R44X32P5P3I/AAAAAAAAAJM/2L7Icwjmeng/s320/Image065.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana, bagaimana...?? Bukunya baru nih... Terimakasih ya, Teh Ria.. :) Kerrreen...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat semuanya, kami kembali. Semoga bisa bermanfaat yaa... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-2153255419394882569?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/2153255419394882569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=2153255419394882569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/2153255419394882569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/2153255419394882569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/01/hai.html' title='Hai...'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/R44X32P5P3I/AAAAAAAAAJM/2L7Icwjmeng/s72-c/Image065.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-8025402634252432918</id><published>2008-01-02T14:27:00.000-08:00</published><updated>2008-01-02T14:30:09.287-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;embed src="http://www.pageplugins.com/generators/love_note_maker/show.swf?baseURL=http://www.pageplugins.com/generators/love_note_maker/&amp;clickURL=http://www.pageplugins.com/&amp;flashLABEL=PagePlugins.com&amp;card=30&amp;text0=Happy%20New%20Year&amp;glb0=5&amp;beb0=2&amp;shb0=5&amp;gla0=1&amp;sha0=1&amp;vis0=1&amp;glc0=65280&amp;bec0=16776960&amp;shc0=0&amp;gli0=0&amp;shi0=0&amp;sh0=1&amp;be0=1&amp;gl0=1&amp;tec0=16776960&amp;x0=-12&amp;y0=9&amp;text2=We%27ll%20be%20back%20soon&amp;glb2=5&amp;beb2=2&amp;shb2=5&amp;gla2=1&amp;sha2=1&amp;vis2=1&amp;glc2=65280&amp;bec2=16776960&amp;shc2=0&amp;gli2=0&amp;shi2=0&amp;sh2=1&amp;be2=1&amp;gl2=1&amp;tec2=16776960&amp;x2=0&amp;y2=77" quality="high" bgcolor="#ffffff" width="300" height="200" name="loader" align="middle" wmode="transparent" allowScriptAccess="sameDomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br&gt;&lt;small&gt;&lt;a href="http://www.pageplugins.com/"&gt;Cute Myspace Generators&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-8025402634252432918?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/8025402634252432918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=8025402634252432918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8025402634252432918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8025402634252432918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2008/01/cute-myspace-generators.html' title=''/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-8591640226345581353</id><published>2007-12-14T00:55:00.001-08:00</published><updated>2007-12-14T01:04:14.264-08:00</updated><title type='text'>Holaaaa....</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;embed style="WIDTH: 400px; HEIGHT: 320px" name="flashticker" align="middle" src="http://widget-78.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=936748722503228792&amp;amp;site=widget-78.slide.com" wmode="transparent" salign="l" scale="noscale" quality="high"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="WIDTH: 400px; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;ad=0&amp;amp;id=936748722503228792&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-78.slide.com/p1/936748722503228792/bb_t048_v000_a000_f00/images/xslide1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;ad=0&amp;amp;id=936748722503228792&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-78.slide.com/p2/936748722503228792/bb_t048_v000_a000_f00/images/xslide2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;waaaaaaaah....&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;maaf ya, baru sempat update lagi. Bukannya gak pengen up-date, tapi...&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;masalah klasik&lt;/span&gt; lah, waktu. Padahal waktuku dan waktu semua orang di dunia ini sama ya, sama-sama 24 jam. Mohon dimaklumi, belon bagus nih pengaturan waktunya. Masih kaget-kaget dengan pekerjaan, terutama badannya yang kaget. Daripada gak update-update, jadi borongan ajah ya... :)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Pekerjaan Baru&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulai bulan November, aku kembali bekerja. Sebenarnya &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;bukan pekerjaan baru&lt;/span&gt; sih, karena ini pekerjaan sebelum aku menikah sebenarnya. Aku kerja di Klinik tempat aku praktek selama ini. Jadi &lt;span style="color:#33ccff;"&gt;kronologisnya &lt;/span&gt;begini, nih... Lulus kuliah tahun 2002, aku langsung kerja untuk set up sebuah klinik anak. Sampai akhirnya klinik berjalan sekitar 6 bulan kemudian. Jadi ibaratnya, klinik ini anak pertamaku deh.. :) &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian aku pindah ke PTN di Jakarta, bertahan selama 2 tahun sampai akhirnya memutuskan jadi IRT. Setelah 2 tahun setengah jadi IRT, selama itu ke klinik untuk praktek ajah. Lalu, hm... ada tawaran untuk kembali ke Klinik, mengurusi program-program kegiatan Klinik. Menarik... :) akhirnya, awal november kemarin resmi kembali bekerja, part time kok.. 18 jam per minggu. And, It's Fun... &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;Thifanya gimana&lt;/span&gt;? gak gimana-gimana, karena aku kerja setelah jam 11 dan pulang jam 18an. Biasanya, jam segitu waktunya Thifa tidur siang dan main sore. Gak masyalah, Thifa dititip di rumah mami. Kalau mami pergi, ya Thifa ikut aku ke klinik. Tidur siang dan main di klinik. Klinik itu dah kayak rumah dia juga kok... hehehehe, secara dari bayi merah sampai sekarang dolannya ke klinik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;Masak-Masak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alhamdulillah, &lt;span style="color:#33ccff;"&gt;pesanan&lt;/span&gt; terus mengalir. Thank's to Oma Nuning yang jadi pelanggan setia ku :) Mulai dari &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;Amazing Amnoris, Incredible Lasagna, dan Magnificent Macaroni&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Lihat di album ya, bagaimana rupa andalanku itu. &lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Choco stick&lt;/span&gt; nya gimana? iya nih.. sejak kerja, belum sempat buat Choco Stick. Soalnya week end keluar terus... Harus disempatkan..!! kapan yah???&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;Blogging&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencananya, Blog ini akan jadi '&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;behind the scene&lt;/span&gt;' nya ceritanya Thifa. Kalau di sana 'kan lebih berfungsi untuk dokumentasi kegiatan Thifa. Nah, di blog ini, aku akan cerita &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;'how do We (aku dan si mas) feel&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;', &lt;span style="color:#33ccff;"&gt;cerita-cerita yang terjadi&lt;/span&gt;, dan sebagainya. Niatan sih dah dari awal, tapi kok gak kesampaian terus. Jadi daripada ditunda-tunda, mulai sekarang aja dikerjakannya. Kalau ada waktu, cerita-cerita yang lalu juga dibuatkan behind the scene nya.. :)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;see you....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-8591640226345581353?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/8591640226345581353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=8591640226345581353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8591640226345581353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/8591640226345581353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2007/12/holaaaa.html' title='Holaaaa....'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-158289718203298987</id><published>2007-11-02T14:51:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T14:52:50.961-07:00</updated><title type='text'>Iseng-Iseng di www.justsayhi.com</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.justsayhi.com/bb/blog_addiction" style="color: #D64B32; text-decoration: none; display: block; width: 286px; height: 128px; padding-top: 50px; padding-left: 17px; background: url(http://assets.justsayhi.com/badges/409/935/blog_addiction.oe3fd3ie3r.jpg) no-repeat; font-family: Times New Roman, sans-serif; font-size: 30px;"&gt;74%&lt;span style="display: none;"&gt;How Addicted to Blogging Are You?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;small&gt;Get a &lt;a href="http://www.cashadvance1500.com"&gt;cash advance&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-158289718203298987?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/158289718203298987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=158289718203298987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/158289718203298987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/158289718203298987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2007/11/iseng-iseng-di-wwwjustsayhicom.html' title='Iseng-Iseng di www.justsayhi.com'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-6624875434714083299</id><published>2007-09-26T00:28:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T00:35:37.872-07:00</updated><title type='text'>Turn Your Mind Off</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;+ Ya ammppuunn... 'gak segitunya kallee...&lt;br /&gt;+ Astaghfirullahaladziiimm... ada ya orang sesadis itu????&lt;br /&gt;+ Iihh.. ribet banget siihh...&lt;br /&gt;+ Lho, kok gak selesai-selesai???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;Itulah sebagian komentar yang terlontar ketika menonton sinetron-sinetron di televisi lokal. Bagaimana tidak, cerita yang nyaris seragam dan alur cerita  yang muter-muter gak keruan seringkali membuat mulut ini tak tahan untuk tak berkomentar. Meski ada pembaharuan tema, tapi kok ya, isinya gak baru-baru juga. Hal serupa juga terjadi pada sinetron yang katanya untuk anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ya, ada orang yang peduli untuk memproduksi tayangan bermutu dan bersahabat untuk anak??? Kalau gak ngerti isinya seperti apa yang bermutu, coba tanya sama pakar-pakar, kan banyak ahlinya tuh di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk sementara ini, kalau nonton sinetron, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;please, turn your mind off&lt;/span&gt;.. alias.. jangan dipikirin!!! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Peacee&lt;/span&gt;... :)&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-6624875434714083299?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/6624875434714083299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=6624875434714083299' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6624875434714083299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/6624875434714083299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2007/09/turn-your-mind-off.html' title='Turn Your Mind Off'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-5028751282839134106</id><published>2007-09-17T15:39:00.000-07:00</published><updated>2007-09-17T15:41:12.359-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>3 B</title><content type='html'>Duluuuuu banget, gak pernah kepikiran bagaimana rasanya jadi orang tua. Pun ketika Thifa lahir, belum ada di benak konsep-konsep pendidikan dan pengasuhan seperti apa yang akan diterapkan. Phiieewww, teori banget ya? Hehehhe...Semuanya memang berjalan seperti air, tapi bukan berarti tak berisi lho... Ilmu dan Pengetahuan itu penting, semua pasti sepakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 2 tahunan yang lalu, tiba-tiba aku teringat falsafah pendidikan Ing ngarso sing tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani. Perenungan demi perenungan membawaku pada pemaknaan, betapa berharganya konsep itu. Bagiku, itulah hak dan kewajiban orang tua pada anak. Menjadi penunjuk jalan, menemani dalam kesetaraan, dan memberikan dukungan. Semua indah tergambar, tinggal diterapkan. Bagaimana penerapannya? Proses. Semua akan berjalan dengan sendirinya, tugas kita -orang tua- adalah menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Soal hasil, itu bukan tujuan. Menikmati dan memahami proses itu yang menarik dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa yang serba cepat dan instan seperti sekarang, kadang aku merasa terseret arus ketika harus berdiri tegak atau berjalan pelan. Daripada aku capek mempertahankan diri, kadang aku berenang mengikuti arus. Atau, menepi ke tepian bila tiba di persimpangan, menunggu sampai arus tak lagi membahayakan. Kadang aku berenang sendiri, atau berkelompok. Demikian pula dengan masa menunggu. Sendiri atau bertemu teman seperjuangan. Dinikmati saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masa membuat kita membentuk anak-anak super, aku lebih memilih untuk menikmati proses pengasuhan dan pendidikan anakku. Percakapan, meski dilakukan di dunia maya, dengan seorang teman membuka hatiku bahwa apa yang kita lakukan untuk anak kita, adalah untuk kebahagiaannya dan bukan kita yang menentukan apa yang membuatnya bahagia. Berat memang rasanya, membongkar angan-angan yang telah terbangun tentang masa depan sang buah hati. Aku mengubahnya menjadi bangunan indah yang kelak dibangun sendiri oleh anakku. Dengan keterampilan dan kemampuannya sendiri, asalkan ia &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Bahagia&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, menjadi orang yang &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Baik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, dan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Bermanfaat &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;bagi sesama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-5028751282839134106?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/5028751282839134106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=5028751282839134106' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/5028751282839134106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/5028751282839134106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2007/09/3-b.html' title='3 B'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046400369493328826.post-4416950368500037672</id><published>2007-09-08T00:21:00.000-07:00</published><updated>2007-09-08T00:35:44.312-07:00</updated><title type='text'>baru...baru...</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Salam semuaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini ceritanya, hihihi, tadinya kan cerita-cerita ku ada di &lt;a href="http://www.blogger.com/www.alzenamasykouri.blogspot.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/www.alzenamasykouri.blogspot.com"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;, lalu, entah kenapa, daku gak bisa masuk lagi ke blog itu. hiks..sedih deehh..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;life goes on&lt;/span&gt; kan?? Nah.. ini buku barunya. Termasuk juga&lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspo.com/"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ceritanya thifa.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semoga bermanfaat untuk semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cheers,&lt;br /&gt;_a_&lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspo.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ceritanyathifa.blogspo.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046400369493328826-4416950368500037672?l=ceritanyabunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/feeds/4416950368500037672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046400369493328826&amp;postID=4416950368500037672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/4416950368500037672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046400369493328826/posts/default/4416950368500037672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritanyabunda.blogspot.com/2007/09/barubaru.html' title='baru...baru...'/><author><name>alzena</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08993032899045729679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_9KLFwIYm8Yc/SUs93f4_61I/AAAAAAAAAcA/Dz-9S5lcX-k/S220/gaya+7.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
